Daerah

UNIGORO Bojonegoro Masuk Agenda UI GreenMetric 2026, Nomor 92 Bukan Peringkat

aksesadim01
2
×

UNIGORO Bojonegoro Masuk Agenda UI GreenMetric 2026, Nomor 92 Bukan Peringkat

Sebarkan artikel ini
IMG 20260901 WA0027

BOJONEGORO – Universitas Bojonegoro (UNIGORO) kembali mendapat ruang dalam agenda pemeringkatan perguruan tinggi tingkat nasional.

Kali ini, UNIGORO tercantum dalam daftar undangan Pengumuman dan Penganugerahan UI GreenMetric Sustainable University Rankings Indonesia 2026.

Agenda tersebut dijadwalkan berlangsung di Grha Sabha Pramana, Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Selasa (15/9/2026).

Nama UNIGORO tercantum bersama 219 institusi perguruan tinggi di Indonesia yang masuk dalam daftar undangan.

Jumlah tersebut terdiri atas 113 perguruan tinggi negeri dan 106 perguruan tinggi swasta.

UNIGORO berada pada nomor urut 92 dalam daftar tersebut. Namun, nomor tersebut perlu ditegaskan sebagai nomor urut daftar undangan, bukan posisi atau peringkat UNIGORO dalam UI GreenMetric 2026.

Sejumlah perguruan tinggi ternama juga tercantum dalam daftar tersebut.

Dari kelompok perguruan tinggi negeri antara lain Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Universitas Airlangga, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Institut Teknologi Bandung, IPB University dan Universitas Brawijaya.

Sementara dari kelompok perguruan tinggi swasta terdapat BINUS University, Petra Christian University, Telkom University, Universitas Ciputra Surabaya, Universitas Islam Indonesia, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Pelita Harapan, Universitas Surabaya, Universitas Tarumanagara hingga Universitas Trisakti.

Khusus perguruan tinggi swasta di Jawa Timur, daftar tersebut juga mencantumkan sejumlah nama, termasuk UNIGORO, Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Universitas Ciputra Surabaya, Universitas Dinamika, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, Universitas Muhammadiyah Surabaya, Universitas Surabaya dan Universitas Wiraraja.

UI GreenMetric merupakan sistem pemeringkatan keberlanjutan perguruan tinggi yang diinisiasi Universitas Indonesia sejak 2010.

Dalam perkembangannya, UI GreenMetric menjadi salah satu inisiatif global yang melibatkan perguruan tinggi dari berbagai negara.

Pada 2026, partisipasi UI GreenMetric tercatat mencapai 1.745 perguruan tinggi dari 105 negara.

Penilaiannya tidak hanya melihat kondisi fisik kampus. UI GreenMetric menggunakan tujuh pilar sebagai kerangka penilaian, yakni tata ruang dan infrastruktur, energi dan perubahan iklim, pengelolaan sampah, pengelolaan air, transportasi, pendidikan dan penelitian, serta tata kelola dan digitalisasi.

Dengan cakupan tersebut, konsep kampus berkelanjutan tidak hanya berkaitan dengan penghijauan atau lingkungan.

Pendidikan, riset, efisiensi sumber daya, tata kelola hingga pemanfaatan teknologi digital juga menjadi bagian penting.

Ketua Yayasan Suyitno Bojonegoro yang menaungi UNIGORO, Dr. Arief Januwarso, S.Sos., M.Si., menyambut positif keterlibatan UNIGORO dalam agenda UI GreenMetric Sustainable University Rankings Indonesia 2026.

Menurutnya, pengakuan dari lembaga eksternal dapat menjadi pemacu sekaligus bahan evaluasi bagi kampus untuk terus memperbaiki kualitas.

“Kami mengapresiasi kerja seluruh civitas akademika UNIGORO. Masuknya UNIGORO dalam agenda UI GreenMetric menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas kampus, baik dalam bidang akademik, tata kelola, lingkungan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa berbagai pengakuan eksternal tersebut bukanlah tujuan akhir.

UNIGORO tetap ingin menjadikan capaian tersebut sebagai dorongan untuk melakukan pengembangan kampus secara berkelanjutan.

“Kami ingin setiap pengakuan eksternal menjadi pemacu untuk bergerak lebih maju. Targetnya bukan sekadar mendapatkan peringkat, tetapi membangun UNIGORO sebagai perguruan tinggi yang semakin berkualitas, adaptif dan memiliki daya saing di tingkat nasional maupun internasional,” tegas Arief.

Komitmen UNIGORO terhadap isu keberlanjutan juga diwujudkan melalui kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Salah satunya melalui keterlibatan kampus dalam pengembangan Geosite Kedung Lantung di Desa Drenges, Kecamatan Sugihwaras.

Selain itu, UNIGORO juga menjalankan penelitian mengenai biodiversitas serta sejumlah program pemberdayaan masyarakat yang berkaitan dengan lingkungan.

Berbagai kegiatan tersebut melibatkan dosen, mahasiswa, pemerintah, masyarakat hingga mitra terkait.

Keterlibatan dalam UI GreenMetric 2026 pun menjadi bagian dari langkah UNIGORO untuk memperkuat penerapan prinsip keberlanjutan dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi.

University Rankings Indonesia 2026 dijadwalkan berlangsung pada 15 September 2026 di Grha Sabha Pramana UGM, Yogyakarta.

Agenda tersebut menjadi momentum bagi UNIGORO untuk melihat capaian sekaligus mengevaluasi langkah pengembangan kampus agar semakin berkualitas, adaptif dan berorientasi pada keberlanjutan. (Er)