Daerah

Wabup Nurul Jadi Responden Sensus Ekonomi, Ini Himbauannya untuk Warga Bojonegoro

aksesadim01
7550
×

Wabup Nurul Jadi Responden Sensus Ekonomi, Ini Himbauannya untuk Warga Bojonegoro

Sebarkan artikel ini
IMG 20260620 WA0004

BOJONEGORO – Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di Kabupaten Bojonegoro terus berlangsung.

Pada Jumat (19/6/2026) siang, tim pendataan dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bojonegoro melakukan kunjungan ke Rumah Dinas Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, sebagai bagian dari proses pendataan ekonomi yang dilakukan secara langsung kepada masyarakat.

Kedatangan petugas BPS disambut hangat oleh Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah.

Proses wawancara berlangsung lancar dengan metode door-to-door yang diterapkan dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

Melalui metode ini, petugas mendatangi responden secara langsung dan melakukan pendataan menggunakan aplikasi berbasis gawai untuk memastikan data yang diperoleh lebih akurat dan efisien.

Di sela-sela kegiatan pendataan, Wabup Nurul Azizah mengajak masyarakat Bojonegoro untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 yang berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.

Ia menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir saat memberikan informasi kepada petugas.

Seluruh data yang dihimpun dijamin kerahasiaannya sesuai ketentuan perundang-undangan dan tidak akan digunakan untuk kepentingan perpajakan maupun tujuan lain di luar statistik.

“Masyarakat Bojonegoro ayo ikut menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. Jawablah pertanyaan petugas sesuai fakta dan kondisi yang sebenarnya agar kita dapat mengetahui secara menyeluruh bagaimana perkembangan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat Bojonegoro,” ujar Nurul Azizah.

Menurutnya, keterbukaan masyarakat dalam memberikan informasi yang benar akan membantu menghasilkan data ekonomi yang akurat.

Data tersebut nantinya menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan dan program pemberdayaan ekonomi yang lebih tepat sasaran.

BPS Kabupaten Bojonegoro juga memastikan bahwa petugas yang bertugas di lapangan mudah dikenali masyarakat.

Seluruh petugas resmi mengenakan rompi khusus Sensus Ekonomi 2026, membawa kartu identitas yang dapat diverifikasi melalui QR Code, serta dilengkapi surat tugas resmi dari BPS Kabupaten Bojonegoro.

Melalui Sensus Ekonomi 2026, pemerintah berharap dapat memperoleh gambaran nyata mengenai kondisi usaha dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Hasil pendataan ini akan menjadi landasan penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi daerah yang lebih efektif, inklusif, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat Bojonegoro. (er)