Peristiwa

Warga Panik, Kebakaran Melanda Permukiman Dander Bojonegoro, 3 Rumah Terdampak

aksesadim01
×

Warga Panik, Kebakaran Melanda Permukiman Dander Bojonegoro, 3 Rumah Terdampak

Sebarkan artikel ini
IMG 20261002 WA0004

BOJONEGORO – Kebakaran melanda kawasan permukiman warga di Desa Dander, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 18.15 WIB.

Kobaran api sempat membesar dan merembet hingga berdampak pada tiga bangunan milik warga.

Lokasi kebakaran berada di kawasan depan Puskesmas Dander, tepatnya di RT 14 RW 02, Desa Dander.

Tiga rumah warga yang terdampak masing-masing milik Sunarto, Priyono dan Kusno. Selain rumah, kandang sapi milik Sunarto juga ikut terbakar.

Informasi awal di lokasi menyebutkan, api diduga berasal dari aktivitas pembakaran di sekitar kandang sapi milik Sunarto.

Setelah menyalakan api, Sunarto kemudian meninggalkan lokasi untuk menghadiri acara tahlil.

Diduga tertiup angin, api kemudian membesar dan membakar bagian kandang.

Kobaran selanjutnya merambat ke bangunan di sekitar lokasi hingga mengenai rumah milik Priyono dan Kusno.

Kondisi tersebut sempat membuat warga sekitar panik, warga bersama petugas langsung berupaya melakukan pemadaman dan mengendalikan kobaran agar tidak menjalar ke bangunan lain.

Respon cepat dilakukan dengan melibatkan personel Yonif TP-885/BP (Belibis Putih).

Personel TNI bergerak menuju lokasi untuk membantu proses pemadaman dan penanganan kebakaran.

Dalam penanganan tersebut, personel Yonif TP-885/BP bersama unsur Brigif TP 33/Nagasesa, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar), serta kepolisian turut bekerja di lokasi.

Sinergi antar personel membantu mempercepat penanganan ketika api sempat membesar.

Petugas berupaya mengendalikan kobaran sekaligus mencegah api merambat lebih jauh ke bangunan permukiman warga.

Keterlibatan masyarakat juga turut membantu proses penanganan hingga situasi dapat dikendalikan.

Salah seorang warga sekitar, Deva, mengapresiasi kesigapan petugas dalam merespon kebakaran tersebut.

“Respon cepat dari personel TNI dan tim Damkar sangat membantu warga dalam menghadapi situasi seperti ini. Kehadiran mereka membuat penanganan kebakaran bisa segera dilakukan,” ujar Deva.

Masyarakat dihimbau untuk lebih berhati-hati saat menyalakan api, terutama ketika melakukan pembakaran di sekitar rumah, kandang ternak, maupun lokasi yang terdapat material mudah terbakar.

Api maupun bara yang masih menyala sebaiknya tidak ditinggalkan tanpa pengawasan.

Kondisi angin dapat membuat api dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan di sekitarnya.

Masyarakat juga dihimbau segera melaporkan apabila mengetahui adanya kebakaran.

Pelaporan sedini mungkin dapat membantu petugas melakukan penanganan lebih cepat sehingga potensi meluasnya api bisa diminimalkan. (er)