BOJONEGORO – Kemarau panjang mulai membuat sebagian warga Kabupaten Bojonegoro kesulitan mendapatkan air bersih.
Kondisi tersebut mendorong PSI Bojonegoro turun langsung membantu masyarakat dengan menyalurkan 6.000 liter air bersih ke Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem, Senin (21/9/2026).
Bantuan air bersih itu diberikan sebagai bentuk kepedulian kepada warga yang terdampak kekeringan.
Distribusi dilakukan dengan harapan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat di tengah terbatasnya ketersediaan air.
Ketua PSI Bojonegoro, Bu Lutfi, turut bertanggung jawab dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Sementara Kang Mas Lugito bersama tim PSI Bojonegoro ikut memantau proses penyaluran agar bantuan berjalan tertib dan diterima warga yang membutuhkan.
“Alhamdulillah, hari ini kami bisa melaksanakan kegiatan pendistribusian air bersih untuk masyarakat yang terdampak kekeringan. Mudah-mudahan bantuan ini bisa sedikit meringankan kebutuhan warga,” ujar Kang Mas Lugito.
Begitu armada pembawa air tiba di lokasi, warga langsung berdatangan.
Mereka membawa jeriken, ember, galon, hingga berbagai wadah penampungan untuk mengambil air yang dibagikan.
Antusiasme warga menggambarkan betapa pentingnya pasokan air bersih bagi masyarakat yang mulai menghadapi dampak kemarau berkepanjangan.
Air yang dalam kondisi normal mudah diperoleh, kini menjadi kebutuhan yang harus dicari dan ditunggu kedatangannya.
Warga menerima air secara bergantian hingga kebutuhan penampungan masing-masing dapat dipenuhi.
Bagi sebagian orang, 6.000 liter mungkin hanya terlihat sebagai angka.
Namun bagi warga yang sedang menghadapi kekeringan, ribuan liter air tersebut memiliki arti penting untuk menunjang kebutuhan sehari-hari.
“Kami berharap bantuan ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat. Yang terpenting adalah bagaimana kita bisa hadir ketika masyarakat sedang membutuhkan,” kata Kang Mas Lugito.
Menurut PSI Bojonegoro, kepedulian terhadap masyarakat tidak selalu harus diwujudkan melalui bantuan dalam jumlah besar.
Kehadiran dan tindakan nyata pada saat warga membutuhkan juga menjadi bagian penting dari semangat gotong royong.
Respon positif warga pun mewarnai kegiatan tersebut, senyum dan ucapan terima kasih dari masyarakat menjadi penanda bahwa bantuan air bersih yang disalurkan benar-benar dibutuhkan.
PSI Bojonegoro berharap aksi sosial serupa dapat terus dilakukan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang terdampak kekeringan, khususnya selama kondisi kemarau masih berlangsung.
Di tengah terbatasnya sumber air, bantuan tersebut setidaknya menjadi tambahan pasokan sekaligus bentuk perhatian bagi warga Desa Sendangharjo yang sedang menghadapi dampak kemarau panjang. (er)






