Infotaiment

Pasar Murah Hadir di Klepek Sukosewu Bojonegoro, Warga Langsung Antusias

aksesadim01
7506
×

Pasar Murah Hadir di Klepek Sukosewu Bojonegoro, Warga Langsung Antusias

Sebarkan artikel ini
IMG 20260813 WA0008

BOJONEGORO – Suasana Balai Desa Klepek, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, mendadak ramai.

Warga berdatangan untuk memanfaatkan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bojonegoro, Selasa (11/8/2026).

Sejak kegiatan dibuka, masyarakat tampak antusias mendatangi stan pangan yang tersedia.

Beragam kebutuhan keluarga, mulai dari beras hingga sejumlah komoditas pangan lainnya, menjadi incaran warga karena ditawarkan dengan harga yang lebih terjangkau.

GPM menjadi salah satu langkah Pemkab Bojonegoro untuk mendekatkan akses pangan kepada masyarakat sekaligus membantu menjaga daya beli warga.

Kehadiran kegiatan ini juga menjadi upaya pemerintah menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan di daerah.

Kepala DKPP Kabupaten Bojonegoro, Zaenal Fanani, mengatakan GPM merupakan wujud kehadiran pemerintah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

“Agar masyarakat bisa memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang terjangkau. Selain membantu masyarakat, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan di daerah,” ujarnya.

Menurut Zaenal, pelaksanaan GPM akan terus didorong sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan daerah.

Pemerintah berupaya memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap bahan pangan berkualitas dengan harga yang wajar, terutama saat sejumlah komoditas mengalami kenaikan harga.

Antusiasme warga terlihat dari ramainya masyarakat yang berbelanja langsung di lokasi. Salah satunya Suharti, warga Desa Klepek, yang mengaku terbantu dengan adanya kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah, saya senang ada Gerakan Pangan Murah seperti ini. Harganya lebih terjangkau dan tempatnya juga dekat, sehingga kami bisa membeli kebutuhan pangan untuk keluarga,” ungkapnya.

Suharti berharap kegiatan serupa tidak hanya digelar di Desa Klepek, tetapi juga menyasar desa-desa lainnya.

Dengan begitu, semakin banyak masyarakat yang dapat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang lebih ringan.

Pelaksanaan GPM secara berkelanjutan diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus membantu menjaga daya beli masyarakat.

Tak hanya soal harga, program ini juga menjadi cara pemerintah menghadirkan akses pangan lebih dekat hingga ke tingkat desa.

Dengan GPM, kebutuhan pangan lebih dekat, harga lebih bersahabat, dan masyarakat mendapat ruang untuk berbelanja dengan lebih tenang. (er)