Politik

Muscab VI Rampung, PAN Bojonegoro Segera Bentuk Pengurus Baru

aksesadim01
7649
×

Muscab VI Rampung, PAN Bojonegoro Segera Bentuk Pengurus Baru

Sebarkan artikel ini
IMG 20260621 WA0071

BOJONEGORO – Meski Pemilu 2029 masih beberapa tahun lagi, DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Bojonegoro mulai melakukan berbagai persiapan untuk memperkuat posisi politiknya.

Salah satu langkah strategis yang kini dilakukan adalah memperbarui struktur organisasi partai hingga tingkat kecamatan serta membuka ruang lebih luas bagi kader muda untuk terlibat dalam kepengurusan.

Langkah tersebut menjadi tindak lanjut hasil Musyawarah Cabang (Muscab) VI PAN yang digelar secara daring dari Hotel MCM Bojonegoro, Sabtu (20/6/2026).

Melalui forum tersebut, PAN menegaskan komitmennya untuk memperkuat organisasi sejak dini guna menghadapi kontestasi politik mendatang.

Ketua DPD PAN Bojonegoro, Lasuri, mengatakan pembentukan kepengurusan baru di tingkat kecamatan menjadi bagian penting dari proses reorganisasi partai.

Menurutnya, penyegaran struktur diperlukan agar roda organisasi berjalan lebih efektif dan mampu menjangkau masyarakat hingga tingkat bawah.

“Penguatan organisasi harus dimulai dari sekarang. Dengan struktur yang lebih solid, partai akan lebih siap menghadapi tantangan politik di masa depan,” ujarnya.

Selain memperkuat jajaran pengurus, PAN Bojonegoro juga menaruh perhatian besar pada regenerasi kader.

Keterlibatan generasi muda dinilai menjadi kebutuhan penting mengingat kelompok pemilih muda diprediksi mendominasi Pemilu 2029.

Lasuri menilai kehadiran kader muda tidak hanya memperkuat regenerasi partai, tetapi juga membawa gagasan, inovasi, dan pendekatan yang lebih sesuai dengan karakter pemilih masa kini.

“Pemilih muda akan menjadi kekuatan besar pada Pemilu 2029. Karena itu, kami ingin anak-anak muda ikut terlibat aktif dalam kepengurusan dan proses pembangunan partai,” katanya.

Dengan memberi ruang kepada generasi muda, PAN berharap dapat menghadirkan energi baru dalam organisasi sekaligus memperluas jangkauan komunikasi politik kepada masyarakat.

Sementara itu, Ketua DPW PAN Jawa Timur, Ahmad Rizki Sadig, mengingatkan seluruh jajaran PAN di daerah agar tidak berhenti setelah pelaksanaan Muscab.

Menurutnya, hasil Muscab harus segera ditindaklanjuti melalui program konsolidasi yang nyata dan berkelanjutan.

Ia menekankan pentingnya memperkuat struktur organisasi, menjalankan kaderisasi secara terencana, meningkatkan kapasitas kader melalui pelatihan, hingga membangun jaringan relawan sejak dini.

“Konsolidasi harus terus berjalan. Penguatan organisasi, kaderisasi, dan pembentukan relawan menjadi kunci agar partai semakin siap menghadapi Pemilu 2029,” tegasnya.

Melalui pembentukan kepengurusan baru, penguatan jaringan hingga tingkat kecamatan, serta keterlibatan kader muda, PAN Bojonegoro optimistis dapat meningkatkan soliditas internal sekaligus memperluas dukungan masyarakat menjelang pesta demokrasi lima tahun mendatang. (er)