Peristiwa

Tragedi Kebakaran Jagakarsa Jakarta, Anggota BPK Diduga Terjebak di Lantai 4 Rumah

aksesadim01
6554
×

Tragedi Kebakaran Jagakarsa Jakarta, Anggota BPK Diduga Terjebak di Lantai 4 Rumah

Sebarkan artikel ini
IMG 20260509 WA0037

JAKARTA — Suasana duka menyelimuti kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, usai insiden kebakaran yang menewaskan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Haerul Saleh, Jumat (8/5/2026).

Korban dilaporkan meninggal dunia setelah terjebak di dalam rumahnya yang terbakar hebat.

Kobaran api disebut muncul dari lantai empat rumah yang juga menjadi ruang kerja pribadi korban.

Peristiwa tragis tersebut langsung menjadi perhatian publik setelah sejumlah kesaksian warga dan penjaga rumah mengungkap detik-detik mencekam saat kebakaran terjadi.

Salah satu saksi bernama Arpen mengaku mendengar korban berteriak meminta tolong dari lantai atas rumah ketika api mulai membesar.

“Bapak teriak kebakaran, minta tolong,” ujar Arpen saat ditemui di lokasi kejadian.

Menurutnya, kepanikan langsung terjadi di sekitar rumah korban.

Warga yang mendengar teriakan itu berusaha membantu sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Arpen mengatakan dirinya bersama warga sempat mencoba naik ke lantai atas untuk memastikan kondisi di dalam rumah. Namun saat itu api sudah semakin membesar.

“Kita naik sambil kasih tahu warga supaya langsung telepon damkar. Pas dicek, bapak masih di dalam,” ungkapnya.

Informasi sementara menyebut kebakaran diduga berasal dari lantai empat rumah.

Di lokasi kejadian juga ditemukan sisa bahan kimia mudah terbakar yang diduga berkaitan dengan proses renovasi rumah.

Meski begitu, penyebab pasti kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Proses olah tempat kejadian perkara dipimpin langsung Kombes I Putu Yuni Setiawan bersama tim Inafis dan Puslabfor Mabes Polri.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Joko Adi mengatakan penyelidikan dilakukan untuk memastikan sumber utama munculnya api.

“Kami bersama tim melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran,” ujarnya.

Hingga kini, polisi masih mendalami kemungkinan adanya unsur bahan kimia yang memicu kebakaran tersebut.

Sementara keluarga dan warga sekitar masih diselimuti suasana duka atas meninggalnya Haerul Saleh dalam tragedi itu. (dpw)