Daerah

TNI dan Warga Kompak, Jalan Dusun Galeh Desa Jejel Lamongan Dibenahi

aksesadim01
×

TNI dan Warga Kompak, Jalan Dusun Galeh Desa Jejel Lamongan Dibenahi

Sebarkan artikel ini
IMG 20261029 WA0013

LAMONGAN – Upaya memperbaiki infrastruktur desa tidak selalu harus menunggu program pembangunan berskala besar.

Melalui semangat gotong royong, TNI bersama pemerintah desa dan masyarakat bergerak membenahi jalan poros di Desa Jejel, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan, Kamis (29/10/2026).

Kegiatan yang dikemas dalam Karya Bakti Padat Karya Tunai Desa (PKTD) tersebut melibatkan Babinsa Koramil 0812/06 Ngimbang, Sertu Sukiman, yang turun langsung bersama warga untuk memperbaiki kondisi jalan sekaligus menata lingkungan di sekitarnya.

Perbaikan ini menjadi langkah nyata untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat.

Jalan desa yang lebih baik diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi warga ketika menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.

Sejumlah unsur pemerintah dan masyarakat turut terlibat dalam kegiatan tersebut.

Di antaranya Kepala Desa Jejel Jain, Kasi PPM Kecamatan Ngimbang Sudikno, S.O.S., Pendamping Desa Kecamatan Ngimbang Budi, perangkat Desa Jejel, serta warga setempat.

Dalam kegiatan karya bakti tersebut, sejumlah pekerjaan dilakukan untuk meningkatkan kondisi jalan di wilayah Dusun Galeh, Desa Jejel.

Pekerjaan meliputi pengurukan bagian jalan yang berlubang, pemadatan badan jalan, normalisasi sisi kanan dan kiri jalan, serta pembersihan semak dan rumput liar yang tumbuh di sepanjang tepi jalan.

Langkah tersebut tidak hanya berfokus pada perbaikan permukaan jalan, tetapi juga mencakup penataan lingkungan agar kawasan yang dilalui masyarakat terlihat lebih bersih dan tertata.

Kondisi jalan yang lebih baik diharapkan dapat membantu memperlancar perjalanan warga, sekaligus meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengguna jalan saat beraktivitas.

Sementara itu, pembersihan sisi jalan menjadi bagian penting untuk menjaga lingkungan tetap terawat.

Dengan kondisi yang lebih rapi, akses jalan desa diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat secara optimal.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut tidak hanya untuk membantu pekerjaan fisik.

Keterlibatan TNI menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan dengan masyarakat serta mendorong partisipasi warga dalam pembangunan desa.

Sertu Sukiman mengatakan, kegiatan Karya Bakti PKTD merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendukung perbaikan infrastruktur yang menunjang aktivitas sehari-hari.

Menurutnya, pembangunan desa membutuhkan kerja sama berbagai pihak.

Karena itu, semangat kebersamaan antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat perlu terus dipelihara.

“Melalui kegiatan Karya Bakti PKTD ini, kami ingin memastikan kehadiran TNI dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Perbaikan jalan di Dusun Galeh sangat penting untuk mendukung kelancaran aktivitas warga. Kami berharap semangat gotong royong terus terpelihara karena kemajuan desa membutuhkan kepedulian dan kerja sama semua pihak,” ujar Sertu Sukiman.

Dia berharap kegiatan serupa dapat memperkuat kepedulian masyarakat terhadap kondisi lingkungan sekaligus menumbuhkan semangat saling membantu dalam menyelesaikan berbagai kebutuhan pembangunan di wilayah desa.

Antusiasme masyarakat terlihat selama kegiatan berlangsung.

Dengan menggunakan peralatan yang tersedia, warga bersama Babinsa dan perangkat desa bekerja bahu-membahu menguruk bagian jalan yang berlubang, meratakan permukaan, hingga membersihkan area di sepanjang tepi jalan.

Keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Selain membantu pekerjaan perbaikan infrastruktur, partisipasi warga juga memperkuat rasa memiliki terhadap fasilitas umum yang digunakan bersama.

Melalui skema Padat Karya Tunai Desa, kegiatan pembangunan menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah desa dan masyarakat.

Pelaksanaannya sekaligus memberikan kesempatan bagi warga untuk terlibat secara langsung dalam upaya meningkatkan kualitas lingkungan tempat tinggal mereka.

Perbaikan jalan di Dusun Galeh diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.

Jalan yang lebih terawat menjadi salah satu faktor pendukung kelancaran mobilitas dan aktivitas warga di pedesaan.

Sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat pun diharapkan terus berlanjut.

Dengan gotong royong dan kepedulian bersama, pembangunan infrastruktur desa dapat dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan masyarakat.

Karya Bakti PKTD di Desa Jejel menjadi gambaran bahwa kemajuan desa bukan hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kuatnya kebersamaan dan keterlibatan masyarakat dalam menjaga serta merawat lingkungan. (fs)