BOJONEGORO – Cuaca di Kabupaten Bojonegoro pada Jumat (9/10/2026) diprakirakan didominasi kondisi cerah sejak pagi hingga siang hari.
Berdasarkan laporan harian Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Bojonegoro, suhu udara tertinggi diperkirakan mencapai 34 derajat Celsius pada siang hari.
Informasi prakiraan cuaca tersebut berlaku mulai pukul 07.00 WIB.
Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan diimbau menyesuaikan kegiatan dengan kondisi cuaca, terutama saat suhu meningkat pada siang hari.
Pada pagi hari, Bojonegoro diprakirakan cerah dengan suhu sekitar 29°C.
Angin bertiup dari selatan dengan kecepatan 6,3 km perjam dan kelembapan udara mencapai 60 persen.
Memasuki siang hari, cuaca masih cerah dengan suhu meningkat hingga 34°C.
Angin diperkirakan bertiup dari timur laut dengan kecepatan 6,6 km perjam, sedangkan kelembapan udara turun menjadi 42 persen.
Pada malam hari, kondisi cuaca diprakirakan cerah berawan dengan suhu sekitar 28°C.
Angin bertiup dari timur dengan kecepatan 13,8 km perjam dan kelembapan udara mencapai 66 persen.
Sementara itu, pada dini hari, langit diprakirakan berawan dengan suhu turun menjadi 25°C.
Angin bertiup dari tenggara dengan kecepatan 5,2 km perjam, disertai kelembapan udara yang meningkat hingga 79 persen.
Berdasarkan pemantauan visual BPBD Bojonegoro, kondisi cuaca di sejumlah wilayah menunjukkan variasi tipis.
Wilayah Bojonegoro Kota dan Bojonegoro Selatan terpantau cerah berawan.
Sementara itu, wilayah Bojonegoro Timur dan Bojonegoro Barat terpantau cerah.
Perbedaan kondisi cuaca tersebut menjadi bagian dari pemantauan rutin untuk mendukung kesiapsiagaan masyarakat dan penanganan potensi kejadian di wilayah Kabupaten Bojonegoro.
Selain memantau kondisi cuaca, BPBD Bojonegoro juga melaporkan perkembangan tinggi muka air (TMA) Sungai Bengawan Solo.
Berdasarkan data Perum Jasa Tirta I Divisi Jasa ASA III Bengawan Solo yang dicantumkan dalam laporan, TMA tercatat berada pada angka 6,00 meter dengan status normal dan tren stabil.
Dalam laporan harian tersebut, BPBD Bojonegoro juga mencatat kejadian bencana nihil.
Meski kondisi sungai masih berstatus normal dan tidak ada kejadian bencana yang dilaporkan, masyarakat diimbau tetap mengikuti informasi resmi dari BPBD serta memperhatikan perubahan kondisi cuaca dan lingkungan sekitar.
Laporan ini menjadi bagian dari pemantauan rutin untuk mendukung kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana serta memberikan informasi terkini mengenai kondisi cuaca dan situasi wilayah. (er)






