Daerah

Bukan Sekali Dua Kali, 16 Warga Bojonegoro Donor Darah hingga 75 Kali

aksesadim01
×

Bukan Sekali Dua Kali, 16 Warga Bojonegoro Donor Darah hingga 75 Kali

Sebarkan artikel ini
IMG 20261002 WA0032

BOJONEGORO – Dedikasi panjang dalam membantu sesama melalui donor darah mendapat apresiasi.

Sebanyak 16 Pendonor Darah Sukarela (PDS) asal Kabupaten Bojonegoro menerima penghargaan setelah tercatat telah mendonorkan darah sebanyak 75 kali.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur dalam acara penganugerahan yang berlangsung di Gedung Grahadi, Surabaya, Kamis (1/10/2026).

Unit Pengelola Darah (UPD) PMI Kabupaten Bojonegoro, dr. Imam Sutrisno, mengatakan donor darah yang dilakukan secara rutin memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan darah bagi masyarakat yang membutuhkan.

Menurutnya, pencapaian hingga 75 kali donor bukan sekadar angka, tetapi menjadi bukti konsistensi para pendonor dalam menjalankan aksi kemanusiaan.

“Penganugerahan ini menjadi momentum memberikan penghormatan kepada para pendonor yang secara konsisten berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat,” ujar Imam.

Ia menjelaskan, keberadaan pendonor darah sukarela menjadi salah satu bagian penting dalam keberlangsungan pelayanan darah sekaligus mendukung misi kemanusiaan PMI Kabupaten Bojonegoro.

Apresiasi tersebut juga diharapkan tidak berhenti sebagai bentuk penghormatan kepada para pendonor.

Lebih jauh, penghargaan itu diharapkan mampu memantik semangat masyarakat lainnya untuk ikut ambil bagian dalam kegiatan donor darah.

Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Bojonegoro, Ninik Susmiati, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pendonor darah sukarela yang selama ini turut membantu memenuhi kebutuhan darah masyarakat.

“Terima kasih kepada seluruh pendonor darah sukarela yang telah menjadi pahlawan kemanusiaan dan ikut mencukupi kebutuhan darah bagi masyarakat di Kabupaten Bojonegoro,” ungkap Ninik.

Ia berharap penghargaan bagi pendonor yang telah mencapai 75 kali donor tersebut menjadi momentum untuk memperluas partisipasi masyarakat dalam kegiatan donor darah.

“Semoga penghargaan ini menjadi motivasi bagi masyarakat Kabupaten Bojonegoro untuk terus membantu PMI dalam mencukupi kebutuhan darah,” pungkasnya.

Penghargaan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa setetes darah yang didonasikan secara sukarela dapat menjadi bagian penting dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. (er)