TNI/POLRI

TNI Ikut Turun ke Sawah Siser Laren Lamongan, Begini Gerakan Tanam Pangan 2026

aksesadim01
×

TNI Ikut Turun ke Sawah Siser Laren Lamongan, Begini Gerakan Tanam Pangan 2026

Sebarkan artikel ini
IMG 20260930 WA0028

LAMONGAN — Hamparan sawah di Desa Siser, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, menjadi titik bergeraknya semangat memperkuat ketahanan pangan.

TNI bersama pemerintah daerah, penyuluh pertanian, pemerintah desa, dan kelompok tani turun langsung melakukan penanaman pangan secara bersama-sama, Rabu (30/9/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Gerakan Tanam Kebangkitan Nasional Seluruh Kabupaten/Kota se-Jawa Timur Tahun 2026.

Gerakan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi berbagai pihak dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendukung ketahanan pangan di daerah.

Mewakili Danramil 0812/19 Laren yang berhalangan hadir, Pelda Suhadi Prayitno ikut turun ke lahan bersama para petani.

Kehadiran personel TNI tersebut menjadi bagian dari pendampingan kepada masyarakat dalam mendukung program pemerintah di sektor pertanian.

Kegiatan dikoordinasikan oleh Hanif Nabawi, Koordinator Penyuluh Pertanian Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Laren.

Para penyuluh memberikan pendampingan teknis kepada petani agar proses tanam dilakukan sesuai dengan tata cara budidaya yang tepat.

Dukungan juga diberikan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Lamongan.

Zuanita Dwi K., S.P., selaku Kamtiker Ketahanan Pangan, hadir di lokasi untuk memberikan pendampingan sekaligus mendukung pelaksanaan gerakan tanam tersebut.

Dari Pemerintah Desa Siser, Kepala Desa Yasin bersama jajaran perangkat desa turut mengikuti kegiatan.

Pemerintah desa menyambut baik kolaborasi antara TNI, pemerintah, penyuluh dan masyarakat tani yang dinilai dapat memperkuat kerja sama dalam mengembangkan sektor pertanian.

Sementara itu, unsur kelembagaan petani diwakili Surihadi, Ketua Gapoktan Mandiri Desa Siser, bersama para anggota kelompok tani.

Kebersamaan semakin terlihat ketika seluruh unsur turun langsung ke sawah.

Petani, TNI, penyuluh dan pemerintah bekerja berdampingan melakukan penanaman secara gotong royong.

Bagi para pihak yang terlibat, gerakan tersebut bukan sekadar kegiatan tanam bersama.

Aktivitas di lahan pertanian itu menjadi bentuk nyata kolaborasi untuk menjaga produktivitas sekaligus membangun ketahanan pangan mulai dari tingkat desa.

Pelda Suhadi Prayitno mengatakan pendampingan kepada petani akan dilakukan secara berkelanjutan, tidak berhenti pada tahap penanaman.

“Sinergi seperti ini harus terus dipelihara. TNI melalui Babinsa akan terus mendampingi petani, mulai dari masa tanam, perawatan tanaman, hingga pemantauan kebutuhan pupuk dan air irigasi,” ujarnya.

Menurutnya, pendampingan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan mendukung swasembada pangan, khususnya di wilayah Lamongan dan Jawa Timur.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, lancar, dan aman hingga selesai sekitar pukul 09.30 WIB.

Dari Desa Siser, gerakan tanam tersebut kembali menunjukkan bahwa penguatan ketahanan pangan membutuhkan kolaborasi nyata.

Sawah, petani, pendamping, dan semangat gotong royong menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian. (fs)