LAMONGAN — Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kabupaten Lamongan berlangsung khidmat di Alun-Alun Lamongan, Kamis (1/10/2026).
Jajaran Forkopimda bersama berbagai elemen masyarakat hadir dalam upacara yang menjadi momentum memperkuat kembali semangat persatuan dan kebangsaan.
Komandan Kodim (Dandim) 0812/Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo turut mengikuti seluruh rangkaian upacara bersama jajaran Forkopimda dan peserta lainnya.
Peringatan tersebut tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga momentum untuk merefleksikan perjalanan bangsa sekaligus mengingat kembali pentingnya Pancasila sebagai dasar negara dan perekat persatuan.
Deni menegaskan, nilai-nilai Pancasila harus terus dijaga dan diterapkan dalam kehidupan masyarakat.
“Pancasila adalah benteng pemersatu kita. Hari ini kita diingatkan kembali bahwa keutuhan bangsa ini berdiri di atas fondasi pengorbanan para pahlawan. Menjaga Pancasila bukan hanya tugas TNI atau pemerintah, tetapi wujud cinta kita bersama untuk merawat rumah besar bernama Indonesia,” ujar Deni seusai upacara.
Menurutnya, pengamalan Pancasila dapat dimulai dari hal-hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
Di antaranya dengan menjaga toleransi, menghormati perbedaan, memperkuat budaya gotong royong, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.
Usai prosesi upacara, Dandim 0812/Lamongan juga menyempatkan diri berinteraksi dengan para veteran, peserta upacara dan masyarakat yang berada di sekitar Alun-Alun Lamongan.
Suasana hangat terlihat dari komunikasi, jabat tangan, dan sapaan yang diberikan Deni kepada masyarakat.
Momen tersebut sekaligus menunjukkan kedekatan antara TNI dan rakyat yang terus dibangun di Kabupaten Lamongan.
Bagi Kodim 0812/Lamongan, hubungan yang erat dengan masyarakat menjadi salah satu bagian penting dalam menciptakan situasi yang kondusif sekaligus memperkuat ketahanan sosial.
Melalui peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Kodim 0812/Lamongan mengajak masyarakat tidak berhenti pada pemahaman Pancasila sebagai hafalan.
Nilai-nilainya perlu diwujudkan melalui sikap toleran, persatuan, gotong royong, dan kepedulian dalam kehidupan sehari-hari.
Semangat tersebut diharapkan semakin memperkuat kebersamaan masyarakat Lamongan dalam menciptakan lingkungan yang aman, harmonis, damai dan sejahtera. (fs)








