Infotaiment

Maskani Pimpin PJI Indramayu 2026–2029, Ini Targetnya

aksesadim01
×

Maskani Pimpin PJI Indramayu 2026–2029, Ini Targetnya

Sebarkan artikel ini
IMG 20260930 WA0024

INDRAMAYU — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) Kabupaten Indramayu periode 2026–2029 resmi dilantik dan dikukuhkan.

Prosesi tersebut dipimpin langsung Ketua Umum PJI Hartanto Boechori di Hotel Grand Trisula Indramayu, Selasa (29/9/2026).

Dalam momentum tersebut, Maskani resmi dipercaya memimpin DPC PJI Indramayu untuk masa bakti 2026–2029.

Kegiatan diawali dengan penyambutan Ketua Umum PJI Hartanto Boechori bersama istri oleh jajaran PJI Indramayu.

Penyambutan ditandai dengan pengalungan selendang sebagai bentuk penghormatan.

Dalam sambutannya, Hartanto Boechori menekankan pentingnya peningkatan kapasitas dan profesionalisme anggota PJI.

Menurutnya, organisasi pers memiliki tanggung jawab untuk terus membina anggotanya agar mampu menjalankan tugas jurnalistik secara profesional.

“PJI berupaya keras membangun dan membina anggota menjadi lebih baik. Mungkin kita tidak bisa memiliki anggota yang 100 persen sempurna, tetapi minimal PJI akan mencetak anggotanya menjadi jurnalis yang benar-benar jurnalis,” pesannya.

Ia menyampaikan, peningkatan kompetensi tersebut antara lain dilakukan melalui pendidikan jurnalistik dan Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

Hingga kini, PJI telah menggelar UKW sebanyak sembilan kali, termasuk dua kali pelaksanaan di Indramayu.

Dalam kesempatan itu, Hartanto juga mengingatkan para pemangku jabatan, khususnya aparat penegak hukum, mengenai pentingnya memahami dan menerapkan ketentuan yang berkaitan dengan kerja jurnalistik.

Dia meminta penyelesaian sengketa pemberitaan mengacu pada mekanisme yang diatur dalam Undang-Undang Pers, termasuk nota kesepahaman antara Dewan Pers dan Kapolri serta perjanjian kerja sama Dewan Pers dengan Polri.

“Kalau ada sengketa pemberitaan, mekanismenya harus diselesaikan melalui mekanisme pers terlebih dahulu,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Indramayu Lucky Hakim yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan bahwa keberadaan pers profesional diperlukan dalam mengawal jalannya pemerintahan.

Menurut Lucky, pemerintah membutuhkan pers yang mampu melakukan pengawasan sekaligus memberikan kritik dan masukan secara bertanggung jawab.

“Pemerintah daerah sangat perlu pendampingan, perlu diawasi, perlu dikritisi, dan diberikan masukan. Tentu saja semua itu oleh pers yang bertanggung jawab,” ujar Lucky.

Dirinya juga mengingatkan insan pers agar tetap menjaga profesionalitas di tengah derasnya perkembangan media sosial.

Verifikasi informasi dan kepatuhan terhadap kode etik jurnalistik, menurutnya, tetap menjadi bagian penting dalam kerja pers.

Dalam acara tersebut, Ketua Umum PJI menyerahkan cenderamata khusus kepada Bupati Indramayu sekaligus menyematkan pin resmi Pembina PJI Indramayu.

Sejumlah pejabat dan perwakilan organisasi turut hadir, di antaranya Ketua DPD PJI Jawa Barat Eka Mardiana bersama istri, Kepala Dinas Kominfo Drs. H. Suwenda Asmita, M.Si., Kepala Lapas Kelas II-B Indramayu Aramichi Renggalih, unsur Polres Indramayu, Kodim 0616, Kejaksaan, Pengadilan Negeri, Sekjen SMSI Pusat Makali Kumar, SH, PWI Indramayu, organisasi wartawan lainnya, LSM, serta kalangan advokat.

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo Parlindungan Malau, S.I.K., M.Si. tidak dapat hadir dan diwakili Kasi Humas.

Ucapan selamat atas pengukuhan PJI Indramayu juga disampaikan melalui video.

Ketua DPC PJI Indramayu Maskani kemudian mengajak seluruh jajaran pengurus untuk membangun organisasi yang solid, mandiri, dan mampu mendapatkan kepercayaan masyarakat.

“Mari kita rangkul seluruh stakeholder agar PJI mendapat kepercayaan penuh dari publik,” ajaknya. (Er)