Daerah

Program BKKD 2025: Desa Prangi Bojonegoro Kebagian Proyek Jalan Baru

masbam990
2136
×

Program BKKD 2025: Desa Prangi Bojonegoro Kebagian Proyek Jalan Baru

Sebarkan artikel ini
FvYKf9a4vSeTT4pw copy 1280x764

BOJONEGORO — Pemerintah Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan komitmennya dalam pemerataan pembangunan desa. Kali ini, giliran Desa Prangi, Kecamatan Padangan, yang merasakan dampak nyata program percepatan infrastruktur desa. Proyek pembangunan jalan poros desa kini mulai berjalan dengan panjang total rencana 400 meter.

Jalan tersebut merupakan akses penghubung vital antara Desa Prangi menuju Desa Tebon, dan diproyeksikan mampu menunjang mobilitas masyarakat, distribusi hasil pertanian, akses pendidikan, hingga pelayanan kesehatan.

Camat Padangan, Masirin, membenarkan proyek tersebut dan menyampaikan bahwa pembangunan dilakukan menggunakan konstruksi rigid beton berkualitas 20 MPa. Hingga kini, ruas sepanjang 200 meter atau tahap satu telah rampung dipasang ready mix.

“Progres berjalan sesuai rencana. Tahap pertama sudah sampai pekerjaan pemasangan ready mix 20 MPa. Setelah ini, desa siap melanjutkan ke tahap kedua,” jelasnya, Senin (24/11/2025).

Masirin menegaskan bahwa pembangunan ini merupakan bagian dari program Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) 2025, yang menekankan transparansi pengelolaan anggaran dan partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan.

“Komitmen pemerintah desa sangat luar biasa. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan semua dilakukan secara tertib, transparan dan akuntabel,” tegasnya.

Ia berharap hadirnya infrastruktur yang layak dapat mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Prangi, sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah.

Sebagai informasi, terdapat 16 desa di Kecamatan Padangan yang menerima BKKD 2025. Dua desa memperoleh anggaran dari APBD Induk untuk pembangunan jembatan, sementara 14 desa lainnya mendapatkan dana dari P-APBD untuk pembangunan jalan aspal, rigid beton, serta saluran drainase.

Program ini diharapkan menjadi katalis penguatan ekonomi desa dengan memastikan infrastruktur dasar tersedia dan berfungsi optimal.

Dengan hadirnya pembangunan ini, warga Desa Prangi kini selangkah lebih dekat menuju konektivitas lebih baik, pelayanan publik yang lebih cepat, dan kesejahteraan yang semakin meningkat. (Er)