Daerah

Perkuat UKS/M, Pemkab dan DPRD Bojonegoro Mantapkan Langkah Cetak Generasi Cerdas

masbam990
6958
×

Perkuat UKS/M, Pemkab dan DPRD Bojonegoro Mantapkan Langkah Cetak Generasi Cerdas

Sebarkan artikel ini
1763484139672 copy 1280x791

BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menegaskan komitmennya dalam membangun generasi muda yang sehat, cerdas, dan berkarakter melalui penguatan Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (UKS/M).

Komitmen tersebut diwujudkan lewat gelaran Rapat Kerja Daerah (Rakerda) UKS/M 2025 yang berlangsung di Ruang Angling Dharma, Selasa (18/11/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menekankan bahwa kualitas generasi masa depan bergantung pada bagaimana pemerintah menyiapkan lingkungan pendidikan sejak anak usia dini.

“Seseorang bisa punya kemampuan luar biasa, tapi kalau tidak sehat, tidak ada artinya. Mereka tidak bisa berkarya, apalagi para generasi muda,” tegasnya.

Bupati juga menyoroti pentingnya sarana dasar di sekolah seperti kamar mandi, MCK, tempat sampah, hingga ruang UKS yang layak sebagai fondasi pembentukan perilaku hidup bersih dan sehat. Menurutnya, upaya menciptakan sekolah sehat tidak bisa hanya dibebankan pada puskesmas.

“Guru adalah garda terdepan dalam membentuk generasi sehat, cerdas, dan berkarakter,” tambah Bupati.

Rakerda kali ini menghadirkan pemateri dari Tim Pembina UKS/M Provinsi Jawa Timur, Dinas Pendidikan, serta Dinas Kesehatan Bojonegoro.

Mereka memberikan penguatan strategi, tata kelola, dan mekanisme pembinaan UKS/M agar semakin terintegrasi di seluruh satuan pendidikan.

Sekretaris Komisi C DPRD Bojonegoro, Maftukhan, menegaskan bahwa UKS/M merupakan instrumen penting dalam menciptakan sekolah aman, bersih, dan sehat. Melalui stratifikasi UKS/M, pemerintah dapat mengetahui capaian tiap sekolah sehingga pembinaan menjadi lebih terarah.

“DPRD terus mendorong lahirnya regulasi dan penguatan anggaran untuk UKS/M. Ini investasi jangka panjang bagi kualitas generasi Bojonegoro,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan UKS/M hanya bisa dicapai melalui sinergi seluruh elemen sekolah, pemerintah, masyarakat hingga lembaga pendukung.

“Jika semuanya bergerak, maka sekolah sehat, anak sehat, dan masa depan kuat bukan hanya slogan, melainkan gerakan nyata menuju generasi emas Bojonegoro,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Bojonegoro, Eko Edy Puryanto, menyampaikan bahwa Rakerda tahun ini fokus pada peningkatan kesadaran peran UKS/M sebagai penopang utama mutu pembelajaran.

Forum ini juga menguatkan tiga pilar UKS/M: pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan peserta didik, dan pembinaan lingkungan sekolah yang aman, bersih, serta sehat.

Pemkab Bojonegoro berharap penguatan UKS/M semakin menyeluruh sehingga sekolah dan madrasah mampu menyediakan ruang belajar yang mendukung perkembangan peserta didik secara optimal, baik dari sisi fisik, mental, maupun karakter. (Pro/Er)