LAMONGAN – Upaya memperkuat ketahanan pangan tak hanya dilakukan dari balik meja.
Di Desa Blawi, Kecamatan Karangbinangun, Kabupaten Lamongan, Babinsa Koramil 0812/20 Karangbinangun turun langsung ke tengah sawah mendampingi petani memanen padi, Senin (21/9/2026).
Sertu Kemhay turut membantu proses panen menggunakan combine harvester, mesin yang mampu mempercepat pekerjaan sekaligus membuat proses pemanenan lebih efisien.
Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas panen tersebut menjadi bagian dari pendampingan TNI AD terhadap petani sekaligus upaya memperkuat sinergi dengan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan dari tingkat desa.
Dengan pemanfaatan mesin panen, pekerjaan petani dapat dilakukan lebih cepat.
Teknologi tersebut juga membantu menekan potensi kehilangan hasil serta mengurangi beban biaya operasional selama proses panen.
Sertu Kemhay mengatakan, pendampingan kepada petani merupakan bagian dari tugas kewilayahan yang dilakukan secara berkelanjutan.
Babinsa, menurutnya, perlu mengetahui secara langsung kondisi dan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat di wilayah binaan.
“Pendampingan ini kami lakukan untuk memberikan motivasi kepada para petani agar tetap semangat dan produktif. Dengan adanya combine harvester, proses panen bisa lebih cepat sehingga petani dapat segera mempersiapkan musim tanam berikutnya,” ujarnya.
Tak berhenti pada proses panen, Sertu Kemhay juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membangun komunikasi dengan para petani.
Sejumlah persoalan pertanian turut dibahas, mulai dari ketersediaan pupuk, kondisi jaringan irigasi hingga langkah antisipasi terhadap serangan hama.
Bagi petani Desa Blawi, kehadiran Babinsa menjadi tambahan dukungan di tengah aktivitas mereka.
Pendampingan yang dilakukan secara rutin juga dinilai mampu mempererat hubungan antara aparat kewilayahan dan masyarakat.
Ketua kelompok tani Desa Blawi menyampaikan bahwa hasil panen musim ini cukup menggembirakan.
Capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama antara petani, petugas penyuluh pertanian lapangan (PPL), dan Babinsa yang turut memantau perkembangan tanaman sejak pengolahan lahan hingga memasuki masa panen.
Sementara itu, Pj Danramil 0812/20 Karangbinangun, Peltu Teguh, menegaskan pihaknya akan terus mendorong para Babinsa untuk aktif mendampingi petani di wilayah binaan masing-masing.
“Babinsa harus terus hadir di tengah masyarakat, khususnya para petani. Dengan pendampingan yang konsisten dan sinergi semua pihak, kami berharap produktivitas pertanian semakin meningkat dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Kolaborasi antara TNI, petani, penyuluh pertanian, dan pemangku kepentingan lainnya diharapkan mampu menjaga geliat sektor pertanian di Desa Blawi.
Penggunaan alat dan mesin pertanian modern juga menjadi salah satu langkah untuk membuat proses produksi lebih efektif, sehingga upaya memperkuat ketahanan pangan dapat dimulai dari tingkat desa. (fs)






