BOJONEGORO — Sebanyak 71 pelajar pilihan di Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, resmi menyandang tugas sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka).
Mereka dikukuhkan Camat Kedungadem, Sahlan, S.Ag., M.M., dalam prosesi yang berlangsung khidmat di Pendopo Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Minggu (16/8/2026).
Pengukuhan ini menjadi tahapan penting menjelang pelaksanaan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Sehari setelah dikukuhkan, puluhan pelajar tersebut akan menjalankan tugas mengibarkan Sang Merah Putih pada upacara tingkat Kecamatan Kedungadem di Lapangan Kedungadem, Senin (17/8/2026).
Dalam prosesi tersebut, Camat Kedungadem Sahlan secara resmi mengukuhkan seluruh anggota Paskibraka yang telah dipersiapkan untuk menjalankan tugas pada momen bersejarah peringatan kemerdekaan.
Sahlan menyampaikan doa dan harapan agar seluruh rangkaian upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI dapat berjalan lancar.
Ia juga meminta para anggota Paskibraka menjaga amanah yang telah diberikan.
“Pada hari ini saya mengukuhkan Paskibraka yang akan bertugas di Lapangan Kedungadem pada tanggal 17 Agustus 2026. Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberikan rahmat dan perlindungan, sehingga seluruh rangkaian pelaksanaan upacara dapat berjalan dengan lancar,” ujar Sahlan.
Menurutnya, di balik tugas mengibarkan bendera terdapat nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kekompakan serta semangat nasionalisme yang harus dijaga para generasi muda.
Sahlan berpesan agar 71 pelajar tersebut menjalankan tugas dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab.
Dia berharap pengalaman menjadi Paskibraka dapat membentuk karakter generasi muda yang disiplin, percaya diri, memiliki jiwa kebersamaan, serta mencintai bangsa dan negara.
Prosesi pengukuhan turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kedungadem dan seluruh anggota Paskibraka.
Dengan dikukuhkannya mereka, 71 pelajar tersebut kini siap menghadapi tugas utama pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Momen pengibaran Merah Putih itu sekaligus menjadi bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Bagi para pelajar tersebut, tugas di tengah upacara kemerdekaan bukan hanya tentang mengibarkan bendera, tetapi juga menjadi bagian dari simbol semangat generasi penerus dalam menjaga persatuan dan mengisi kemerdekaan. (er)












