Daerah

Malam Tasyakuran HUT RI di Bojonegoro, Ini Pesan Tegas Bupati

aksesadim01
×

Malam Tasyakuran HUT RI di Bojonegoro, Ini Pesan Tegas Bupati

Sebarkan artikel ini
IMG 20260817 WA0009

BOJONEGORO — Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menggelar tasyakuran dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Pendopo Malowopati, Minggu malam (16/8/2026).

Suasana berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, tasyakuran menjadi momentum untuk memanjatkan rasa syukur atas kemerdekaan sekaligus mengenang jasa dan perjuangan para pahlawan yang telah mengantarkan Indonesia menjadi bangsa merdeka.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Wakil Bupati Nurul Azizah, Ketua TP PKK Kabupaten Bojonegoro Cantika Wahono, jajaran Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Ketua MUI Kabupaten Bojonegoro KH Alamul Huda turut memimpin doa dan tahlil.

Rangkaian tersebut menjadi bagian penting dari tasyakuran sebagai bentuk penghormatan kepada para pejuang sekaligus ungkapan syukur atas nikmat kemerdekaan.

Dalam sambutannya, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menegaskan bahwa peringatan kemerdekaan tidak cukup hanya dilakukan melalui seremoni.

Menurutnya, momentum HUT RI harus menjadi pengingat akan tanggung jawab bersama untuk meneruskan cita-cita para pendahulu.

Ia menyampaikan, makna kemerdekaan harus diwujudkan dengan memberikan kesempatan yang setara kepada masyarakat untuk hidup lebih baik, berkembang, bekerja dan berusaha.

“Semangat kemerdekaan harus kita terjemahkan menjadi semangat untuk berinovasi, bekerja lebih baik, melayani lebih baik, dan membangun daerah secara berkelanjutan,” tegas Setyo Wahono.

Bupati juga menekankan pentingnya kehadiran pemerintah dalam memastikan pembangunan dan pelayanan dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat.

Tidak boleh ada warga yang tertinggal dalam proses pembangunan daerah.

Di tengah keberagaman masyarakat, Setyo Wahono mengajak seluruh elemen untuk menjaga persatuan dan memperkuat budaya gotong royong.

Menurutnya, perbedaan harus menjadi kekuatan untuk bersama-sama membangun Bojonegoro.

“​​Mari kita isi perjuangan kemerdekaan ini dengan kerja keras, persatuan, inovasi, dan kebermanfaatan,” ajaknya.

Tasyakuran kemudian ditutup dengan doa bersama, momentum tersebut diharapkan menjadi penguat semangat seluruh masyarakat Bojonegoro untuk meneruskan nilai-nilai perjuangan kemerdekaan melalui kerja nyata, pelayanan yang semakin baik, serta pembangunan yang memberikan manfaat luas.

Dengan semangat HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Pemkab Bojonegoro mendorong persatuan, inovasi, dan gotong royong menjadi kekuatan bersama untuk mewujudkan daerah yang semakin maju dan sejahtera. (Pro/er)