BOJONEGORO – Tingginya angka kecelakaan di jalur Kedungadem–Kepohkidul, Kabupaten Bojonegoro mendorong aparat kepolisian bertindak cepat.
Polsek Kedungadem, Polres Bojonegoro, bersama Pemerintah Desa Duwel memasang banner imbauan keselamatan di sejumlah titik rawan, Selasa (5/5/2026).
Langkah ini difokuskan di sepanjang jalan yang dikenal kerap terjadi insiden lalu lintas, mulai dari kawasan timur dekat SMP Negeri 1 Kedungadem hingga ke arah barat menuju Waduk Pedang.
Kapolsek Kedungadem, AKP Mat Suiswanto, mengungkapkan bahwa pemasangan banner ini merupakan langkah preventif menyusul meningkatnya kasus kecelakaan dalam beberapa hari terakhir. Bahkan, beberapa kejadian dilaporkan berujung fatal.
“Jalur ini memang cukup rawan. Faktor kelalaian pengendara dan kondisi jalan menjadi penyebab utama. Dalam beberapa hari terakhir, ada kecelakaan yang sampai menimbulkan korban jiwa,” jelasnya.
Menurutnya, kehadiran banner di titik strategis diharapkan mampu menjadi pengingat visual bagi pengendara agar lebih waspada saat melintas.
Selain itu, pihak kepolisian juga menekankan pentingnya disiplin berlalu lintas sebagai kunci utama keselamatan.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu menggunakan helm, meskipun hanya menempuh jarak dekat. Perlindungan dasar seperti helm sangat penting untuk meminimalisir risiko fatal saat terjadi kecelakaan,” tegasnya.
Di sisi lain, Pemerintah Desa Duwel menyambut baik kolaborasi ini. Upaya bersama antara kepolisian dan pemerintah desa dinilai sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap keselamatan masyarakat.
Sinergi ini diharapkan tidak hanya mampu menekan angka kecelakaan, tetapi juga meningkatkan kesadaran warga untuk lebih tertib dan berhati-hati saat berkendara.
Dengan adanya banner imbauan yang terpasang di sepanjang jalur rawan, pesan keselamatan kini diharapkan semakin mudah terlihat—dan yang terpenting, dipatuhi oleh para pengguna jalan. (er)






