Infotaiment

Empat Momentum Sekaligus, Ini Pesan Penting Bupati Bojonegoro untuk ASN

aksesadim01
8782
×

Empat Momentum Sekaligus, Ini Pesan Penting Bupati Bojonegoro untuk ASN

Sebarkan artikel ini
IMG 20260421 WA0013

BOJONEGORO – Suasana khidmat menyelimuti halaman Gedung Putih Pemkab Bojonegoro, Selasa (21/4/2026).

Bupati Bojonegoro Setyo Wahono memimpin langsung upacara yang memperingati empat momentum penting sekaligus.

Empat peringatan tersebut meliputi Hari Kartini ke-147, HUT ke-107 Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, HUT ke-76 Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta HUT ke-64 Satuan Pelindungan Masyarakat (Satlinmas).

Ratusan ASN Bojonegoro mengikuti jalannya upacara dengan penuh khidmat. Para ASN laki-laki tampil mengenakan batik khas “obor sewu”, sementara ASN perempuan anggun dalam balutan kebaya.

Kehadiran personel Satpol PP, Linmas, dan Damkarmat dengan seragam dinas masing-masing semakin menambah semarak suasana.

Dalam amanatnya, Bupati Setyo Wahono memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh ASN perempuan di lingkungan Pemkab Bojonegoro.

Ia menegaskan bahwa semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini harus terus menjadi inspirasi dalam kehidupan modern.

“Perempuan memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah. Dedikasi, profesionalisme, dan kontribusi yang telah ditunjukkan harus terus ditingkatkan melalui kepemimpinan dan inovasi,” tegasnya.

Peringatan Hari Kartini tahun ini mengusung tema “Berdaya Tanpa Perkawinan Anak” dengan subtema “Anak Berhak Bermimpi, Bukan Menikah Terlalu Dini.”

Tema ini menjadi pengingat kuat bahwa masa depan generasi muda, khususnya perempuan, tidak ditentukan oleh pernikahan dini, melainkan oleh pendidikan dan wawasan yang luas.

Kartini sendiri dikenal sebagai pelopor emansipasi perempuan Indonesia yang memperjuangkan kesetaraan hak, terutama dalam bidang pendidikan.

Pemikirannya masih relevan hingga saat ini, bahkan menjadi fondasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia.

Selain menyoroti peran perempuan, Bupati juga memberikan apresiasi kepada tiga pilar penjaga ketertiban dan keselamatan masyarakat.

HUT ke-107 Damkar mengusung tema “Mengabdi untuk Keselamatan Negeri”, yang menegaskan transformasi Damkar sebagai garda terdepan penyelamatan, tidak hanya pemadam kebakaran.

Sementara itu, HUT ke-76 Satpol PP dan HUT ke-64 Satlinmas mengangkat tema “Trantibumlinmas Tangguh untuk Pembangunan Berkelanjutan.”

Tema ini menekankan pentingnya stabilitas sosial sebagai fondasi pembangunan daerah.

“Situasi kondusif yang kita rasakan hari ini tidak lepas dari peran Damkar, Satpol PP, dan Satlinmas dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” ungkap Wahono.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menitipkan empat pesan strategis yakni, Perempuan memiliki potensi yang sama dengan laki-laki.

Kesempatan dalam berbagai sektor harus terbuka luas tanpa diskriminasi.

Damkar harus terus meningkatkan kemampuan teknis dan beradaptasi dengan tantangan modern, termasuk perubahan iklim dan teknologi.

Penegakan Perda oleh Satpol PP harus dilakukan secara tegas namun tetap mengedepankan pendekatan humanis.

Satlinmas menjadi ujung tombak deteksi dini dan perlindungan masyarakat di tingkat akar rumput.

Menutup sambutannya, Bupati Wahono mengajak seluruh OPD untuk terus meningkatkan sinergi, efektivitas, dan akurasi dalam menjalankan tugas.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pihak yang diperingati dalam momentum tersebut, sekaligus mengajak semua elemen untuk meningkatkan pengabdian kepada masyarakat.

“Mari bersama memberikan rasa aman dan perlindungan demi terwujudnya Bojonegoro yang bahagia, makmur, dan membanggakan,” pungkasnya. (Er)