Daerah

Bojonegoro Punya Talenta Muda, Dua Pemudi Terpilih Wakili Jatim

aksesadim01
×

Bojonegoro Punya Talenta Muda, Dua Pemudi Terpilih Wakili Jatim

Sebarkan artikel ini
IMG 20261028 WA0006

BOJONEGORO – Prestasi membanggakan kembali datang dari generasi muda Kabupaten Bojonegoro. Dua pemudi daerah, Soedirna Nur Aini Putri Fatmawati dan Soedirna Awliya Zahra, berhasil terpilih mewakili Provinsi Jawa Timur dalam ajang Wirasena Youth Camp Indonesia.

Terpilihnya kedua pemudi tersebut menjadi bukti bahwa generasi muda Bojonegoro memiliki potensi besar untuk berkembang dan mengambil peran di tingkat nasional.

Kesempatan ini sekaligus membuka ruang bagi mereka untuk memperluas wawasan, mengasah kemampuan kepemimpinan, serta membangun jejaring dengan pemuda dari berbagai daerah di Indonesia.

Kabar membanggakan tersebut mencuat dalam rangkaian Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 di halaman Gedung Putih Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Rabu (28/10/2026).

Tak hanya mengapresiasi keberhasilan dua pemudi yang terpilih dalam ajang nasional, Pemkab Bojonegoro juga memberikan penghargaan kepada 18 pemuda berprestasi yang telah menunjukkan kontribusi nyata dalam berbagai bidang.

Keikutsertaan Soedirna Nur Aini Putri Fatmawati dan Soedirna Awliya Zahra dalam Wirasena Youth Camp Indonesia menjadi kesempatan penting untuk memperkuat kapasitas diri sekaligus membawa nama Bojonegoro dan Jawa Timur ke panggung yang lebih luas.

Melalui kegiatan tersebut, keduanya diharapkan dapat memperoleh pengalaman baru, meningkatkan keterampilan, serta memperluas perspektif dalam menghadapi tantangan generasi muda di masa depan.

Prestasi ini juga diharapkan menjadi pemantik semangat bagi pemuda dan pemudi lainnya di Bojonegoro agar berani mencoba peluang, mengembangkan bakat, dan tidak ragu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

Sebab, keberhasilan generasi muda tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh kreativitas, karakter, kepemimpinan, dan kemauan untuk terus belajar.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Kabupaten Bojonegoro dipimpin langsung oleh Bupati Bojonegoro Setyo Wahono sebagai inspektur upacara.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir, yang menekankan pentingnya menghidupkan semangat Sumpah Pemuda melalui tindakan nyata.

Semangat persatuan, menurut amanat tersebut, perlu diwujudkan melalui karya, inovasi, kepemimpinan, serta kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.

Pemuda tidak cukup hanya menjadi penonton di tengah perubahan zaman.

Generasi muda perlu mengambil bagian dalam menciptakan solusi, mengembangkan gagasan baru dan berkontribusi terhadap kemajuan bangsa.

Penguatan karakter, integritas, wawasan, serta semangat pantang menyerah juga menjadi modal penting agar generasi muda mampu menghadapi tantangan yang semakin kompleks.

Momentum Sumpah Pemuda pun menjadi pengingat bahwa perbedaan bukan penghalang untuk bersatu.

Sebaliknya, keberagaman dapat menjadi kekuatan untuk membangun Indonesia yang lebih maju.

Selain mengapresiasi dua pemudi yang terpilih mewakili Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro memberikan penghargaan kepada 18 pemuda berprestasi dari berbagai bidang.

Penghargaan tersebut mencakup sejumlah sektor strategis, mulai dari pendidikan, seni dan budaya, pengelolaan sumber daya alam (SDA) dan lingkungan hidup, pariwisata, pangan, hingga inovasi dan teknologi.

Ragam bidang yang mendapatkan apresiasi menunjukkan bahwa kontribusi pemuda terhadap pembangunan daerah dapat diwujudkan melalui berbagai cara.

Di sektor pendidikan, generasi muda dapat berkontribusi melalui prestasi dan pengembangan pengetahuan.

Dalam seni budaya dan pariwisata, kreativitas pemuda dapat membantu memperkenalkan sekaligus melestarikan potensi daerah.

Sementara itu, bidang pangan, lingkungan hidup dan teknologi membuka peluang bagi generasi muda untuk menghadirkan gagasan inovatif yang menjawab kebutuhan masyarakat.

Pemberian penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas kerja keras, kreativitas, dedikasi dan kontribusi para pemuda dalam mendukung pembangunan Kabupaten Bojonegoro.

Apresiasi tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya lebih banyak generasi muda yang berani berkarya, berinovasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus mendorong pengembangan sumber daya manusia, khususnya generasi muda, melalui berbagai ruang aktualisasi, kreativitas dan pencapaian prestasi.

Dukungan terhadap pemuda menjadi bagian penting dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, adaptif dan mampu mengikuti perkembangan zaman.

Di tengah persaingan yang semakin terbuka, pemuda dituntut tidak hanya memiliki kompetensi, tetapi juga mampu berkolaborasi, berpikir kritis, dan menghasilkan karya yang berdampak positif.

Keberhasilan dua pemudi Bojonegoro menembus ajang Wirasena Youth Camp Indonesia serta penghargaan bagi 18 pemuda berprestasi menjadi gambaran bahwa potensi generasi muda daerah perlu terus diberikan ruang untuk tumbuh.

Melalui peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, generasi muda Bojonegoro diharapkan semakin memperkuat persatuan, menjaga integritas, mengembangkan kreativitas, dan mengambil peran aktif dalam pembangunan.

Semangat tersebut diharapkan tidak berhenti pada peringatan tahunan, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata yang membawa manfaat bagi masyarakat dan mendorong Bojonegoro menjadi daerah yang semakin maju, berdaya saing dan sejahtera. (Pro/er)