Infotaiment

Dua Layanan RSUD Sosodoro Bojonegoro Diakui di Tingkat Nasional

aksesadim01
×

Dua Layanan RSUD Sosodoro Bojonegoro Diakui di Tingkat Nasional

Sebarkan artikel ini
IMG 20261026 WA0009

BOJONEGORO – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan sektor kesehatan Kabupaten Bojonegoro.

RSUD dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo berhasil meraih dua penghargaan tingkat nasional dalam pemeringkatan layanan rumah sakit yang diselenggarakan Persatuan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI).

Dua penghargaan tersebut diberikan untuk layanan jantung dan layanan saraf.

Keduanya masuk kategori Shapphire Honor Award atau peringkat ketiga nasional, sebuah capaian yang memperkuat posisi rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut dalam persaingan peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Indonesia.

Penghargaan itu diterima dalam rangkaian Seminar Nasional PERSI XXII, Seminar Tahunan Patient Safety XX, dan Hospital Expo XXXVIII yang digelar pada 7–10 Oktober 2026 di Tangerang.

Pencapaian tersebut menjadi kabar positif bagi masyarakat Bojonegoro.

Pasalnya, kualitas layanan jantung dan saraf merupakan bagian penting dalam penanganan berbagai masalah kesehatan yang membutuhkan ketepatan diagnosis, kecepatan tindakan, serta dukungan tenaga medis dan fasilitas yang memadai.

Keberhasilan meraih dua penghargaan sekaligus menunjukkan bahwa layanan jantung dan saraf RSUD Sosodoro Djatikoesoemo memperoleh pengakuan dalam pemeringkatan yang diselenggarakan PERSI.

Dalam proses penilaian, sejumlah aspek menjadi perhatian, di antaranya kecepatan dan ketepatan pelayanan klinis serta ketersediaan sarana dan prasarana pendukung.

Berdasarkan hasil pemeringkatan tersebut, capaian RSUD Sosodoro Djatikoesoemo setara dengan RSUD Dr. Saiful Anwar Malang.

Prestasi ini sekaligus menjadi dorongan bagi rumah sakit untuk terus menjaga kualitas layanan, meningkatkan kemampuan tenaga kesehatan, dan memastikan fasilitas medis dapat menunjang kebutuhan pasien secara optimal.

Bagi masyarakat, penguatan layanan jantung dan saraf di rumah sakit daerah menjadi aspek penting dalam mendukung akses pelayanan kesehatan yang profesional dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Direktur RSUD dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro, Ani Pujiningrum, menyampaikan bahwa dua penghargaan tersebut merupakan capaian yang patut disyukuri sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.

Menurutnya, pengakuan di tingkat nasional harus menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran rumah sakit untuk mempertahankan kualitas pelayanan, khususnya pada bidang jantung dan saraf.

Upaya peningkatan mutu tidak cukup berhenti pada pencapaian penghargaan.

Rumah sakit juga perlu terus memperkuat kompetensi sumber daya manusia, mengoptimalkan fasilitas yang tersedia, serta meningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.

Dengan langkah tersebut, RSUD Sosodoro Djatikoesoemo diharapkan semakin mampu memberikan pelayanan yang tepat, profesional dan mengutamakan kebutuhan pasien.

Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian kegiatan nasional PERSI yang mengangkat tema “Rumah Sakit Tumbuh dan Tangguh di Era Kecerdasan Artifisial”.

Ketua Umum PERSI, Bambang Wibowo, dalam sambutannya menjelaskan bahwa tema tersebut menggambarkan perubahan besar dalam dunia pelayanan kesehatan, baik di tingkat nasional maupun global.

Transformasi digital di rumah sakit, menurutnya, tidak hanya berkaitan dengan penggunaan teknologi terbaru.

Perubahan tersebut juga harus diikuti dengan penguatan tata kelola, perlindungan data dan privasi pasien, peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, serta penerapan etika profesi dan keselamatan pasien.

Pemanfaatan kecerdasan artifisial dan teknologi digital perlu diarahkan untuk memperkuat pelayanan yang berpusat pada pasien atau patient-centered care.

Dengan demikian, kemajuan teknologi tidak boleh menghilangkan unsur kemanusiaan yang menjadi inti pelayanan kesehatan.

Teknologi seharusnya membantu tenaga medis bekerja lebih efektif, mendukung pengambilan keputusan klinis, serta meningkatkan keamanan dan kualitas pelayanan bagi pasien.

Seminar Nasional PERSI, Seminar Tahunan Patient Safety dan Hospital Expo menjadi ajang pertemuan berbagai pemangku kepentingan di bidang kesehatan.

Rumah sakit, pemerintah, organisasi profesi, akademisi, hingga pelaku industri kesehatan memanfaatkan kegiatan tersebut untuk bertukar pengetahuan, memperkenalkan inovasi dan berbagi praktik terbaik dalam meningkatkan kualitas pelayanan.

Berbagai teknologi dan solusi digital juga diperkenalkan untuk mendukung pelayanan rumah sakit yang lebih aman, adaptif, dan berkelanjutan.

Bagi RSUD Sosodoro Djatikoesoemo, capaian dua penghargaan nasional ini menjadi momentum untuk terus berbenah dan menjawab tantangan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks.

Penguatan kompetensi tenaga medis, peningkatan fasilitas, serta penerapan standar keselamatan pasien menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat.

Ke depan, prestasi tersebut diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Bojonegoro, tetapi juga membawa dampak nyata terhadap peningkatan kualitas layanan kesehatan yang dapat dirasakan masyarakat.

Dengan komitmen terhadap mutu dan keselamatan pasien, RSUD Sosodoro Djatikoesoemo diharapkan terus berkembang sebagai salah satu fasilitas pelayanan kesehatan andalan masyarakat Bojonegoro. (er)