BOJONEGORO – Prakiraan cuaca di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, pada Selasa (29/9/2026) diperkirakan didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan.
Suhu udara tertinggi diprakirakan mencapai 32 derajat Celsius pada siang hari.
Berdasarkan laporan harian Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Bojonegoro yang merujuk pada prakiraan BMKG, kondisi cuaca sejak pagi hingga malam relatif cerah dengan perubahan suhu dan kelembapan sepanjang hari.
Pada pagi hari, cuaca Bojonegoro diprakirakan cerah dengan suhu udara sekitar 26 derajat Celsius.
Angin bertiup dari barat laut dengan kecepatan 1,8 kilometer per jam, sedangkan kelembapan udara mencapai 80 persen.
Memasuki siang hari, cuaca Bojonegoro diprakirakan tetap cerah.
Suhu udara meningkat hingga 32 derajat Celsius, dengan angin bertiup dari arah timur berkecepatan 6,6 kilometer per jam. Kelembapan udara tercatat sekitar 57 persen.
Pada malam hari, kondisi cuaca Bojonegoro diprakirakan cerah berawan dengan suhu udara sekitar 26 derajat Celsius.
Angin bertiup dari timur laut dengan kecepatan 6,1 kilometer per jam dan kelembapan udara mencapai 85 persen.
Sementara itu, pada dini hari, cuaca Bojonegoro diprakirakan cerah dengan suhu udara turun hingga 24 derajat Celsius.
Angin bertiup dari tenggara dengan kecepatan 5,3 kilometer per jam, sedangkan kelembapan udara meningkat hingga 92 persen.
Hasil pemantauan visual menunjukkan kondisi cuaca di sejumlah wilayah Kabupaten Bojonegoro relatif cerah.
Selain memantau kondisi cuaca, BPBD Bojonegoro juga melaporkan situasi kebencanaan dan perkembangan debit Sungai Bengawan Solo.
Berdasarkan data Perum Jasa Tirta I Divisi Jasa ASA III Bengawan Solo, tinggi muka air (TMA) Sungai Bengawan Solo tercatat berada di angka 6,00 meter dengan status normal dan tren stabil.
Dalam laporan harian tersebut, BPBD Bojonegoro juga mencatat tidak ada kejadian bencana atau nihil kejadian.
Masyarakat dihimbau tetap memperhatikan perkembangan informasi cuaca dari sumber resmi dan menjaga kondisi tubuh saat beraktivitas di luar ruangan, terutama ketika suhu udara meningkat pada siang hari.
Laporan ini disampaikan oleh Pusdalops BPBD Kabupaten Bojonegoro sebagai bagian dari pemantauan kondisi cuaca, kebencanaan, dan perkembangan debit Sungai Bengawan Solo. (er)








