Daerah

Bupati Setyo Wahono Buka Ruang Dialog, SMSI Bojonegoro Sampaikan Ini

aksesadim01
×

Bupati Setyo Wahono Buka Ruang Dialog, SMSI Bojonegoro Sampaikan Ini

Sebarkan artikel ini
IMG 20260921 WA0022

BOJONEGORO – Upaya memperkuat komunikasi antara perusahaan media dan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menjadi pembahasan utama saat jajaran Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Bojonegoro melakukan audiensi dengan Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Senin (21/9/2026).

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat itu menjadi ruang dialog untuk membicarakan peran media dalam mengawal pembangunan daerah sekaligus pentingnya menciptakan ekosistem perusahaan pers yang sehat dan berkelanjutan.

Audiensi diikuti sejumlah pengurus SMSI Bojonegoro, termasuk Penasehat SMSI Sasmito, Ketua SMSI Bojonegoro Kustaji, serta jajaran pengurus dan sejumlah divisi.

Ketua SMSI Bojonegoro Kustaji menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan Bupati Setyo Wahono untuk berdiskusi secara langsung.

Menurutnya, komunikasi antara perusahaan media dan pemerintah daerah perlu terus dibangun agar tercipta hubungan yang konstruktif.

“Terima kasih kepada Bapak Bupati yang telah memberikan waktu untuk berdiskusi bersama. Ini menjadi bagian dari upaya kami memperkuat sinergi dan kolaborasi antara perusahaan media yang tergabung dalam SMSI dengan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro,” ujar Kustaji.

Ia mengatakan, perusahaan media mempunyai peran penting dalam menyampaikan informasi mengenai program dan perkembangan pembangunan kepada masyarakat.

Namun, keberlangsungan perusahaan pers juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari ekosistem jurnalistik.

Karena itu, SMSI Bojonegoro menyatakan komitmennya untuk ikut mendukung penyebarluasan informasi pembangunan melalui pemberitaan yang informatif dan kritis, dengan tetap mengedepankan kepentingan publik.

Menurut Kustaji, kolaborasi antara media dan pemerintah dapat dibangun tanpa menghilangkan fungsi kontrol pers.

Independensi jurnalistik tetap menjadi prinsip penting dalam menjalankan tugas media.

Sementara itu, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menyambut positif peran perusahaan media dalam membantu masyarakat memperoleh informasi mengenai berbagai perkembangan di daerah.

“Kami menyambut baik dukungan media selama ini. Pertemuan seperti ini menjadi sarana yang baik agar masyarakat terus bisa memahami berbagai persoalan melalui pemberitaan perusahaan media yang ada di Bojonegoro,” kata Setyo Wahono.

Bupati juga membuka ruang bagi media untuk memberikan kritik maupun masukan terhadap program pemerintah daerah.

Namun, ia berharap kritik yang disampaikan dapat dilengkapi data dan fakta lapangan sehingga persoalan yang muncul dapat dipahami secara menyeluruh.

“Harapannya tentu kritik dan masukan yang positif untuk perbaikan berbagai program. Data lapangan yang benar menjadi penting agar setiap persoalan bisa kita lihat secara utuh dan dicarikan solusi bersama,” tuturnya.

Selain fungsi jurnalistik, Setyo Wahono juga menyinggung pentingnya keberlanjutan perusahaan media.

Menurutnya, keberadaan perusahaan pers yang mampu bertahan secara ekonomi diperlukan agar fungsi penyampaian informasi kepada masyarakat dapat terus berjalan.

Pembahasan berlangsung semakin cair saat audiensi dilanjutkan dengan ngopi pagi bersama.

Sejumlah persoalan aktual di lapangan turut menjadi bahan perbincangan, mulai dari perkembangan daerah hingga berbagai isu yang membutuhkan perhatian dan alternatif penyelesaian.

Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dua arah antara pemerintah daerah dan perusahaan media.

Dengan komunikasi yang terbuka, informasi mengenai pembangunan Bojonegoro diharapkan dapat tersampaikan kepada masyarakat secara lebih luas, sekaligus memberi ruang bagi kritik dan masukan berbasis fakta. (er)