TNI/POLRI

Gerak Cepat Kodim Lamongan, Koperasi Desa Disiapkan Jadi Motor Ekonomi

aksesadim01
7831
×

Gerak Cepat Kodim Lamongan, Koperasi Desa Disiapkan Jadi Motor Ekonomi

Sebarkan artikel ini
IMG 20260502 WA0049

LAMONGAN – Upaya memperkuat kedaulatan pangan berbasis desa terus dimatangkan di Kabupaten Lamongan.

Bertempat di kawasan KDKMP Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Lamongan, jajaran Kodim 0812 Lamongan bersama PT Agrinas Pangan Nusantara menggelar pengarahan intensif jelang peluncuran 20 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Sabtu (2/5/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penyamaan visi antara Babinsa, lurah, kepala desa, hingga ketua KDKMP dari berbagai wilayah sasaran.

Mereka duduk bersama, merumuskan langkah konkret agar koperasi tidak hanya berdiri secara administratif, tetapi benar-benar berjalan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat terkait, di antaranya Pasi Ter Kodim 0812/Lamongan Kapten Inf Bambang Supriyanto, Danramil 0812/01 Kota Kapten Kav Sumaji, serta perwakilan dari 20 titik lokasi pengembangan KDKMP.

Dari pihak mitra, Udi Suhandoro mewakili PT Agrinas Pangan Nusantara turut memberikan pembekalan.

Kapten Inf Bambang Supriyanto menegaskan bahwa peran pendamping di lapangan sangat krusial dalam memastikan keberhasilan program ini.

“Babinsa dan lurah bukan sekadar pengawas, tetapi pendamping aktif. KDKMP harus hidup dan berjalan. Persiapan manajerial serta operasional wajib matang agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat saat diluncurkan,” tegasnya.

Sementara itu, Udi Suhandoro memaparkan strategi distribusi dan tata kelola pangan yang terintegrasi.

Ia juga mengapresiasi langkah proaktif Kodim 0812 Lamongan dalam mengawal program sejak tahap awal.

“Lamongan punya kesiapan yang kuat. Ini bisa menjadi model pengembangan koperasi pangan di daerah lain,” ujarnya.

Diskusi berlangsung dinamis, para kepala desa menyatakan komitmen untuk bersinergi dengan Babinsa dalam memetakan potensi pangan lokal dan mengoptimalkan peran koperasi sebagai penggerak ekonomi kerakyatan.

Dari Sukorejo, pesan yang muncul sangat jelas: Lamongan tidak menunggu.

Dengan 20 unit KDKMP yang disiapkan secara matang, daerah ini siap melangkah sebagai pelopor penguatan ekonomi desa berbasis pangan.

Kolaborasi antara TNI, pemerintah desa, dan mitra pangan menjadi bukti bahwa kedaulatan ekonomi dapat dibangun dari akar rumput dari desa, untuk Indonesia. (Fs)