Infotaiment

FSP FARKES Tegaskan Legitimitas KLB, Surati KSPI dan Kemenaker

aksesadim01
7589
×

FSP FARKES Tegaskan Legitimitas KLB, Surati KSPI dan Kemenaker

Sebarkan artikel ini
IMG 20260107 WA0005

JAKARTA – Dewan Pimpinan Pusat Federasi Serikat Pekerja Farmasi dan Kesehatan Reformasi – KSPI (DPP FSP FARKES REFORMASI – KSPI) secara resmi menyampaikan surat kepada Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan seluruh afiliasinya, Selasa (6/1/2026).

Surat tersebut menjadi penegasan sahnya hasil Kongres Luar Biasa (KLB) sekaligus pemberitahuan perubahan kepemimpinan federasi.

Surat resmi itu ditujukan kepada Pimpinan Dewan Eksekutif Nasional (DEN) KSPI, Majelis Nasional (MN) KSPI, serta jajaran pimpinan afiliasi KSPI.

Isinya menegaskan bahwa KLB FSP FARKES REFORMASI – KSPI telah dilaksanakan secara konstitusional pada 19 Desember 2025 di Kantor DPP FSP FARKES REFORMASI – KSPI, kawasan Buaran, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Dalam forum KLB tersebut, kehadiran peserta dari unsur DPP, DPD, DPC, hingga PUK dinyatakan memenuhi kuorum.

Melalui mekanisme musyawarah mufakat dan aklamasi, kongres menetapkan Idris Idham sebagai Presiden dan Siswo Darsono sebagai Sekretaris Jenderal untuk masa bakti 2026–2031, sekaligus mengesahkan susunan lengkap pengurus DPP periode tersebut.

Sekretaris Jenderal FSP FARKES REFORMASI – KSPI, Siswo Darsono, menegaskan bahwa pengiriman surat ini merupakan bentuk ketaatan terhadap tata kelola organisasi.

“Surat resmi ini adalah penegasan hasil Kongres Luar Biasa. Seluruh keputusan diambil secara sah, demokratis, dan sesuai AD/ART federasi,” tegas Siswo.

Tak hanya ke KSPI, DPP FSP FARKES REFORMASI – KSPI juga mengirimkan surat resmi kepada Kementerian Ketenagakerjaan RI, serta para pemangku kepentingan di sektor farmasi, termasuk Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia (GPFI) dan International Pharmaceutical Manufacturers Group (IPMG).

IPMG diketahui merupakan asosiasi perusahaan biofarmasi multinasional berbasis riset dan pengembangan yang beroperasi di Indonesia.

Pemberitahuan ini dimaksudkan untuk memastikan seluruh pihak mengetahui secara resmi perubahan dan penetapan kepengurusan federasi periode 2026–2031.

Dalam surat tersebut, FSP FARKES REFORMASI – KSPI juga menyampaikan kondisi terkini bahwa federasi belum memiliki perwakilan di Majelis Nasional KSPI, menyusul keluarnya Djufnie Ashary dari FSP FARKES pada 22 November 2025.

Sebagai tindak lanjut, DPP FSP FARKES REFORMASI – KSPI secara resmi mengusulkan dua nama sebagai wakil federasi di Majelis Nasional KSPI, yakni Siswo Darsono dan H. Amirudin.

“Kami berharap hasil keputusan organisasi ini dihormati semua pihak. Kehadiran wakil FSP FARKES di Majelis Nasional KSPI penting untuk memperkuat konsolidasi dan perjuangan buruh, khususnya di sektor farmasi dan kesehatan,” ujar Siswo.

DPP FSP FARKES REFORMASI – KSPI menegaskan komitmennya untuk terus mendorong hubungan industrial yang harmonis, memperkuat dialog sosial, serta memperjuangkan perlindungan dan kesejahteraan pekerja farmasi dan kesehatan di seluruh Indonesia. (dpw)