Daerah

MI Al Fithrah di Mojokerto Gembleng Kemandirian Santri Lewat Perjusa

aksesadim01
×

MI Al Fithrah di Mojokerto Gembleng Kemandirian Santri Lewat Perjusa

Sebarkan artikel ini
IMG 20261019 WA0005

MOJOKERTO – Berkemah bukan hanya tentang mendirikan tenda dan menikmati suasana alam terbuka.

Bagi para santri MI Al Fithrah, Perkemahan Jumat-Sabtu (Perjusa) menjadi kesempatan untuk mengasah kemandirian, melatih kedisiplinan, sekaligus mempelajari keterampilan baru yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan yang berlangsung pada 16–17 Oktober 2026 di Mojokerto tersebut menghadirkan pengalaman belajar berbeda dari rutinitas di ruang kelas.

Melalui beragam aktivitas kepramukaan, para santri diajak untuk lebih berani menghadapi tantangan, bekerja sama dan bertanggung jawab terhadap tugas masing-masing.

Suasana perkemahan juga menjadi ruang bagi santri untuk mengenal lingkungan sekitar secara langsung.

Mereka tidak hanya mempelajari materi, tetapi turut mempraktikkan keterampilan, mengembangkan kreativitas, serta membangun kekompakan bersama teman-teman.

Salah satu peserta, Haikal, santri kelas 6C, mengaku mendapatkan banyak pengalaman menarik selama mengikuti Perjusa.

Baginya, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk belajar hal-hal baru sekaligus menikmati pengalaman kebersamaan di alam terbuka.

Haikal mengungkapkan, salah satu keterampilan yang dipelajarinya adalah semaphore, yaitu cara menyampaikan pesan menggunakan gerakan bendera.

Dia juga berkesempatan mengikuti kegiatan gotong royong, membantu membuat pionering atau konstruksi sederhana dalam kepramukaan, hingga menggambar menggunakan bahan-bahan yang tersedia di alam.

Berbagai aktivitas itu membuat proses belajar terasa lebih menyenangkan.

Para santri belajar bahwa menyelesaikan suatu pekerjaan membutuhkan kerja sama, pembagian tugas, kreativitas dan kesediaan untuk saling membantu.

Pengalaman tersebut sekaligus melatih mereka agar tidak mudah bergantung kepada orang lain.

Setiap kegiatan menjadi kesempatan untuk membangun rasa percaya diri, meningkatkan kemampuan berkomunikasi, serta membiasakan diri menyelesaikan tanggung jawab secara bersama-sama.

Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesantrian, Ustadzah Karimah, berharap kegiatan Perjusa mampu memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter para santri, terutama dalam hal kemandirian, kedisiplinan dan ketangguhan menghadapi tantangan.

Menurutnya, pendidikan kepramukaan tidak sebatas mengajarkan keterampilan bertahan dan beraktivitas di alam terbuka.

Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk membiasakan anak-anak menghargai waktu, menjalankan tanggung jawab, serta mengembangkan kemampuan bekerja sama.

Dirinya berharap pengalaman selama perkemahan dapat membantu santri tumbuh menjadi pribadi yang tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan.

“Harapannya, anak-anak bisa belajar mandiri, disiplin waktu, dan bertanggung jawab. Mereka juga diharapkan tidak menjadi generasi yang manja dan mudah mengeluh, tetapi mampu menjadi pribadi yang kuat dalam menghadapi setiap tantangan,” pesan Ustadzah Karimah.

Dia menambahkan, pembiasaan sikap mandiri sejak dini penting sebagai bekal bagi santri dalam menempuh pendidikan ke jenjang berikutnya.

Tantangan yang akan mereka hadapi membutuhkan kesiapan mental, kedisiplinan, serta kemampuan untuk mengambil keputusan dan menjalankan tanggung jawab.

Melalui Perjusa di Mojokerto, MI Al Fithrah berupaya menghadirkan pendidikan yang tidak hanya menitikberatkan pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pengembangan karakter dan keterampilan hidup.

Pembelajaran melalui kegiatan langsung diharapkan dapat membantu santri memahami pentingnya disiplin, gotong royong, kreativitas, serta kepedulian terhadap sesama dan lingkungan.

Selain memperoleh keterampilan kepramukaan, perkemahan tersebut menjadi momentum untuk mempererat persahabatan dan menumbuhkan rasa kebersamaan di antara peserta.

Pengalaman selama Perjusa diharapkan tidak berhenti ketika kegiatan perkemahan berakhir.

Nilai-nilai yang dipelajari dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan madrasah, keluarga, maupun masyarakat.

Dengan pendekatan belajar yang menyenangkan dan penuh pengalaman, Perjusa MI Al Fithrah menjadi salah satu upaya menyiapkan generasi santri yang mandiri, kreatif, disiplin, bertanggung jawab dan siap menghadapi tantangan masa depan. (mam)