Infotaiment

Bojonegoro Panas Membara, Angin Kencang Rusak Rumah, Kebakaran Terjadi

aksesadim01
×

Bojonegoro Panas Membara, Angin Kencang Rusak Rumah, Kebakaran Terjadi

Sebarkan artikel ini
IMG 20260925 WA0010

BOJONEGORO – Cuaca di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, pada Jumat (25/9/2026) diprakirakan cerah sepanjang hari.

Berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang dihimpun BPBD Bojonegoro, suhu udara pada siang hari diperkirakan mencapai 35 derajat Celsius.

Di tengah kondisi cuaca cerah tersebut, BPBD Bojonegoro juga mencatat sejumlah kejadian, mulai dari kebakaran rumpun bambu hingga kerusakan rumah warga akibat angin kencang.

Prakiraan cuaca ini berlaku mulai pukul 07.00 WIB dengan kondisi cerah pada pagi, siang, malam, hingga dini hari.

Pada pagi hari, suhu udara di Bojonegoro diperkirakan mencapai 28 derajat Celsius dengan kelembapan 69 persen.

Angin bertiup dari arah timur dengan kecepatan 6,5 kilometer per jam.

Memasuki siang hari, suhu meningkat hingga 35 derajat Celsius.

Kelembapan udara turun menjadi 33 persen, sedangkan kecepatan angin dari arah timur mencapai 21,2 kilometer per jam.

Pada malam hari, cuaca diprakirakan tetap cerah dengan suhu 28 derajat Celsius.

Kelembapan udara mencapai 62 persen dan kecepatan angin 13,8 kilometer per jam.

Sementara itu, pada dini hari, suhu diperkirakan berada di angka 28 derajat Celsius dengan kelembapan 69 persen.

Angin bertiup dari arah timur dengan kecepatan 4,9 kilometer per jam.

Berdasarkan pantauan visual BPBD Bojonegoro, kondisi cuaca di sejumlah wilayah terpantau cerah berawan.

Wilayah tersebut meliputi Bojonegoro Kota, Bojonegoro Selatan, Bojonegoro Timur, dan Bojonegoro Barat.

Di sisi lain, laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Bojonegoro mencatat sejumlah kejadian di wilayah setempat.

Kebakaran rumpun bambu terjadi di Desa Kabunan, Kecamatan Balen.

Peristiwa kebakaran lahan bambu juga dilaporkan terjadi di Desa Padang, Kecamatan Trucuk.

Selain itu, angin kencang berdampak pada sejumlah rumah warga di Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam. Beberapa rumah dilaporkan mengalami kerusakan akibat kejadian tersebut.

Sementara itu, hasil pemantauan debit Sungai Bengawan Solo yang bersumber dari Perusahaan Umum Jasa Tirta I Divisi Jasa ASA III Bengawan Solo menunjukkan kondisi tinggi muka air (TMA) berada di angka 6,00 meter.

Status sungai tercatat NORMAL dengan tren pergerakan air STABIL.

Masyarakat dihimbau tetap memperhatikan perkembangan informasi cuaca dan kondisi lingkungan sekitar, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.

Laporan harian tersebut disampaikan oleh BPBD Kabupaten Bojonegoro melalui Pusdalops sebagai bagian dari pemantauan kondisi cuaca, kejadian bencana dan perkembangan tinggi muka air Sungai Bengawan Solo. (er)