LAMONGAN – Kecelakaan lalu lintas tunggal melibatkan sebuah truk trailer terjadi di jalur Lamongan–Babat, Selasa (22/9/2026).
Begitu laporan masuk, jajaran Polres Lamongan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
Peristiwa tersebut berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB di kawasan Dusun Plalangan, Desa Plosowahyu, Kecamatan/Kabupaten Lamongan.
Truk trailer bernomor polisi N-9011-UR yang dikemudikan EAD dilaporkan mengalami kecelakaan tunggal di ruas jalan tersebut.
Informasi kecelakaan diterima Polres Lamongan melalui layanan Polisi 110.
Petugas kemudian mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus mengantisipasi gangguan terhadap arus lalu lintas.
Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd., membenarkan adanya kejadian tersebut.
“Berdasarkan pengaduan masyarakat, kecelakaan melibatkan satu unit truk trailer dengan nomor polisi N-9011-UR yang dikemudikan EAD,” ujarnya.
Setibanya di lokasi, petugas melakukan penanganan terhadap kendaraan yang mengalami kecelakaan.
Truk kemudian dievakuasi ke lokasi yang lebih aman agar tidak mengganggu pengguna jalan lainnya.
Personel kepolisian juga melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi kejadian.
Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga arus kendaraan tetap berjalan dan mencegah terjadinya kepadatan akibat keberadaan kendaraan trailer yang mengalami kecelakaan.
Kecepatan respon petugas dalam kejadian ini tidak lepas dari informasi yang disampaikan masyarakat melalui layanan Polisi 110.
Laporan yang cepat memungkinkan petugas segera mendatangi lokasi dan mengambil langkah penanganan.
Polres Lamongan kembali mengingatkan seluruh pengguna jalan agar tidak mengabaikan faktor keselamatan saat berkendara.
Pengemudi dihimbau memastikan kondisi kendaraan benar-benar layak jalan, menjaga konsentrasi selama perjalanan, serta menyesuaikan kecepatan dan cara berkendara dengan kondisi jalan maupun situasi lalu lintas.
“Utamakan keselamatan selama berkendara. Masyarakat juga kami imbau segera menghubungi layanan Polisi 110 apabila menemukan atau mengalami kejadian yang membutuhkan kehadiran petugas di lapangan,” pungkas IPDA M. Hamzaid. (fs)






