Infotaiment

Desil Bansos 2026 Berubah, Begini Cara Mengeceknya

aksesadim01
×

Desil Bansos 2026 Berubah, Begini Cara Mengeceknya

Sebarkan artikel ini
IMG 20260922 WA0011

JAKARTA – Masyarakat yang ingin mengetahui status data kesejahteraan dan peluang masuk sasaran sejumlah program bantuan sosial (bansos) dapat melakukan pengecekan secara mandiri melalui situs resmi Cek Bansos Kementerian Sosial (Kemensos).

Pengecekan tersebut menggunakan 16 digit Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tercantum pada KTP.

Data yang digunakan dalam layanan Cek Bansos bersumber dari Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Dalam sistem tersebut, tingkat kesejahteraan keluarga dikelompokkan ke dalam 10 desil.

Menurut keterangan resmi Cek Bansos, setiap desil mewakili sekitar 10 persen keluarga berdasarkan peringkat kesejahteraannya.

Desil 1 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan 10 persen terbawah, sedangkan Desil 10 berada pada kelompok 10 persen teratas.

Penentuan desil mempertimbangkan berbagai variabel sosial-ekonomi, antara lain pekerjaan, pendidikan, kondisi rumah, daya listrik, serta kepemilikan aset.

Yang perlu diperhatikan, desil tidak semata-mata menjadi label kondisi ekonomi.

Data tersebut digunakan pemerintah sebagai salah satu dasar dalam menentukan sasaran program bantuan sosial.

Berdasarkan keterangan resmi pada situs Cek Bansos, keluarga yang berada pada Desil 1 sampai 4 atau 40 persen terbawah dapat diusulkan sebagai penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Sembako.

Sementara itu, keluarga yang berada pada Desil 5 dapat diusulkan sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK).

Artinya, tidak tepat jika Desil 5-10 secara otomatis disebut tidak berhak atas seluruh bentuk bantuan, karena sasaran setiap program memiliki ketentuan masing-masing.

Kemensos juga menjelaskan bahwa desil bersifat dinamis, apabila data tidak sesuai kondisi sebenarnya, masyarakat dapat mengajukan pembaruan melalui pemerintah desa/kelurahan dan dinas sosial atau melalui mekanisme yang tersedia pada layanan Cek Bansos.

Selanjutnya, perhitungan desil dilakukan secara berkala oleh BPS.

Pengecekan dapat dilakukan melalui situs resmi Cek Bansos Kemensos. Masyarakat cukup menyiapkan NIK yang tertera pada KTP.

Berikut langkah-langkahnya:
Buka situs resmi Cek Bansos Kemensos.

Masukkan huruf kode atau captcha yang ditampilkan.
Klik tombol Cari Data.

Sistem akan menampilkan hasil pencarian apabila data ditemukan.

Periksa informasi desil yang tercantum pada hasil pencarian.

Layanan resmi tersebut memang menyediakan kolom pencarian menggunakan NIK dan kode verifikasi.

Daftar Program Bansos yang Perlu Diketahui

1. Program Keluarga Harapan (PKH)

PKH merupakan salah satu program bantuan sosial pemerintah yang penetapan penerimanya berkaitan dengan data kesejahteraan dan kriteria program.

Untuk 2026, Kemensos telah menerbitkan Keputusan Menteri Sosial Nomor 106/HUK/2026 mengenai penetapan jumlah keluarga penerima manfaat dan besaran nilai bantuan PKH.

2. Program Sembako

Program Sembako juga menggunakan data kesejahteraan sebagai salah satu dasar penentuan sasaran.

JDIH Kemensos mencatat adanya Keputusan Menteri Sosial Nomor 33/HUK/2026 tentang penetapan jumlah alokasi keluarga penerima manfaat dan besaran nilai bantuan Program Sembako tahun 2026.

3. PBI-JK

Program PBI-JK ditujukan bagi peserta yang memenuhi ketentuan sebagai penerima bantuan iuran jaminan kesehatan.

Kemensos juga menerbitkan keputusan penetapan penerima bantuan iuran secara berkala; salah satunya Keputusan Menteri Sosial Nomor 146/HUK/2026 untuk penerima PBI-JK bulan Agustus 2026.

4. Program Indonesia Pintar (PIP)

PIP merupakan program bantuan pendidikan dengan mekanisme dan kriteria tersendiri.

Karena itu, status desil pada Cek Bansos tidak boleh langsung dianggap sebagai satu-satunya penentu penerima PIP.

Masyarakat perlu memahami bahwa desil merupakan peringkat kesejahteraan dalam DTSEN, bukan jaminan otomatis bahwa seseorang pasti menerima bantuan tertentu.

Keterangan resmi Cek Bansos menyebutkan Desil 1-4 dapat diusulkan untuk PKH dan Sembako, sedangkan Desil 5 dapat diusulkan untuk PBI-JK.

Namun, penerimaan bantuan tetap mengikuti ketentuan dan proses penetapan masing-masing program.

Karena data desil dapat berubah mengikuti pembaruan kondisi sosial-ekonomi, masyarakat yang merasa datanya tidak sesuai dapat menempuh mekanisme pembaruan data melalui jalur yang disediakan pemerintah.

Jadi, sebelum menyimpulkan apakah terdaftar sebagai penerima bansos September 2026, masyarakat sebaiknya cek data menggunakan NIK melalui layanan resmi Cek Bansos Kemensos dan membaca status bantuan yang ditampilkan secara lengkap. (dpw)