TNI/POLRI

Waspada, Titik Rawan Kecelakaan di Bojonegoro Dipasangi Rambu

aksesadim01
8865
×

Waspada, Titik Rawan Kecelakaan di Bojonegoro Dipasangi Rambu

Sebarkan artikel ini
IMG 20260409 WA0006

BOJONEGORO – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bojonegoro terus mengintensifkan langkah pencegahan kecelakaan di sejumlah titik rawan.

Salah satu upaya nyata yang dilakukan adalah pemasangan papan himbauan peringatan di lokasi yang kerap terjadi kecelakaan atau dikenal sebagai black spot.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Unit Penegakan Hukum (Gakkum) bersama Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) di jalur penghubung Kecamatan Bubulan–Temayang,s tepatnya di Desa Clebung, Kecamatan Bubulan, Kabupaten Bojonegoro.

Ruas jalan tersebut dinilai memiliki tingkat risiko kecelakaan yang cukup tinggi.

Kasat Lantas Polres Bojonegoro, AKP Satria Dwi Aryanto, menjelaskan bahwa pemasangan papan himbauan ini merupakan bagian dari upaya menciptakan keamanan dan keselamatan berlalu lintas, khususnya di jalur-jalur rawan.

Menurutnya, kehadiran papan peringatan diharapkan mampu meningkatkan kewaspadaan pengendara, terutama saat melintasi titik-titik berbahaya.

Pengemudi dihimbau untuk menurunkan kecepatan serta lebih berhati-hati demi menghindari potensi kecelakaan.

Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan bahwa kondisi jalan di lokasi tersebut cenderung menikung dengan volume kendaraan yang tidak terlalu padat.

Namun, minimnya rambu dan marka jalan menjadi faktor yang meningkatkan risiko kecelakaan.

Untuk itu, Satlantas Polres Bojonegoro juga akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan setempat guna melengkapi fasilitas keselamatan seperti rambu tambahan dan marka jalan.

Selain pemasangan papan himbauan, edukasi kepada masyarakat juga terus digencarkan.

Sosialisasi dilakukan melalui berbagai cara, mulai dari penyuluhan langsung, penggunaan pengeras suara (public address), hingga kampanye melalui media sosial.

Polisi pun mengingatkan seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kecepatan, serta meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat melintasi jalur rawan kecelakaan.

Langkah ini diharapkan mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Bojonegoro sekaligus menciptakan budaya berkendara yang lebih aman dan tertib. (er)