TNI/POLRI

Babinsa Bojonegoro Digembleng, Ini Pesan Tegas Dandim

aksesadim01
×

Babinsa Bojonegoro Digembleng, Ini Pesan Tegas Dandim

Sebarkan artikel ini
IMG 20260924 WA0039

BOJONEGORO – Kodim 0813 Bojonegoro terus memperkuat kapasitas aparat kewilayahan agar semakin sigap menghadapi dinamika masyarakat.

Upaya tersebut dilakukan melalui Kegiatan Peningkatan Kemampuan (Katpuan) Aparat Komando Kewilayahan (Apkowil) Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Ahmad Yani, Makodim 0813 Bojonegoro, Kamis (24/9/2026).

Agenda tahunan ini diikuti para Danramil, Bati Tuud, Babinsa serta personel teritorial jajaran Kodim 0813 Bojonegoro.

Kegiatan tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan pemahaman teknis, tetapi juga mempertajam kemampuan personel dalam menjalankan pembinaan teritorial di tengah masyarakat.

Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kasdim Mayor Inf Marwoko Suwandono mengatakan, peningkatan kemampuan Apkowil menjadi bagian penting dalam membekali prajurit agar mampu menjalankan tugas secara profesional di wilayah binaan.

Menurutnya, penguatan kemampuan tersebut berkaitan langsung dengan efektivitas peran TNI AD dalam pemberdayaan wilayah pertahanan darat melalui Pembinaan Teritorial (Binter).

“Setiap Apkowil wajib memahami bagaimana caranya agar kehadiran kita senantiasa bermanfaat bagi masyarakat sekitar dan mewujudkan Kemanunggalan TNI dengan Rakyat,” ujar Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto.

Mengusung tema “Melalui Kegiatan Peningkatan Kemampuan Apkowil Tersebar Kita Bangun Aparat Komando Kewilayahan yang Unggul, Modern dan Humanis dalam Mendukung Terwujudnya Pembinaan Teritorial yang Berkualitas”, kegiatan tersebut dirancang agar materi yang diberikan sesuai dengan tantangan tugas di lapangan.

Para peserta mendapatkan pembekalan mengenai sejumlah materi utama Binter.

Di antaranya Sikap Teritorial, Lima Kemampuan Teritorial, Santi Aji, Sisrendal Binter hingga Ketatalaksanaan Binter.

Selain materi utama, peserta juga memperoleh materi pengayaan dari dinas atau instansi terkait.

Materi tersebut disesuaikan dengan perkembangan kondisi sosial dan dinamika masyarakat yang dihadapi aparat kewilayahan.

Dandim berharap seluruh pengetahuan yang diperoleh selama kegiatan tidak berhenti sebagai teori.

Para Apkowil diminta mampu menerapkannya secara langsung ketika menjalankan tugas di desa binaan masing-masing.

Penerapan kemampuan tersebut dinilai penting dalam mendukung terciptanya Ruang, Alat, dan Kondisi (RAK) juang yang tangguh sekaligus memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat.

Di akhir amanatnya, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto mengingatkan seluruh prajurit agar tetap waspada dalam menjalankan tugas pembinaan teritorial.

“Selalu prioritaskan keselamatan diri, dan materiel dalam setiap pergerakan. Tetap peka dan responsif terhadap setiap dinamika serta perkembangan situasi yang terjadi di wilayah,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, Kodim 0813 Bojonegoro menegaskan pentingnya Apkowil yang tidak hanya memiliki kemampuan teritorial, tetapi juga mampu hadir secara humanis dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah binaannya. (er)