Daerah

Tiga Pilar Pucuk Lamongan Bersatu, Posyandu Jadi Garda Kesehatan

aksesadim01
×

Tiga Pilar Pucuk Lamongan Bersatu, Posyandu Jadi Garda Kesehatan

Sebarkan artikel ini
IMG 20260922 WA0027

LAMONGAN – Upaya menyiapkan generasi sehat di Kabupaten Lamongan terus didorong dari tingkat paling dekat dengan keluarga.

Salah satunya melalui penguatan kelembagaan Posyandu dan pemenuhan nutrisi bagi ibu hamil di Kecamatan Pucuk.

Kegiatan tersebut digelar di Pendopo Kecamatan Pucuk, Selasa (22/9/2026), dengan melibatkan TP PKK Kabupaten Lamongan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Lamongan, serta Pemerintah Kecamatan Pucuk.

Sebanyak kader Posyandu dari 17 desa se-Kecamatan Pucuk turut mengikuti kegiatan.

Mereka mendapatkan penguatan terkait kelembagaan, pengelolaan Posyandu, hingga pemahaman mengenai kesehatan ibu dan anak.

Camat Pucuk Nurul Misbah, SH., MM., menegaskan bahwa Posyandu memiliki peran penting dalam membangun kualitas kesehatan masyarakat sejak tingkat keluarga.

“Posyandu adalah ujung tombak peradaban. Jika kita ingin Lamongan yang berjaya dan berkeadilan, maka rawatlah ibu hamilnya, kuatkan kadernya. Saya minta seluruh Kades dan Kader di Pucuk, jangan anggap Posyandu ini kegiatan sampingan. Ini adalah investasi kemanusiaan. Satu ibu hamil yang sehat hari ini, adalah satu generasi emas Lamongan di 2045 nanti,” tuturnya.

Misbah juga mendorong agar Posyandu di wilayah Kecamatan Pucuk terus berbenah dan semakin aktif memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Dukungan juga datang dari unsur TNI. Batuud Koramil 0812/26 Pucuk Peltu Dol Kholil menyampaikan kesiapan Babinsa untuk mendampingi kader Posyandu di 17 desa.

“Sesuai arahan Komando Atas, Babinsa kami di 17 desa siap mendampingi kader Posyandu. Kami akan bantu door to door, memastikan tidak ada ibu hamil yang terlewat dari perhatian. Kesehatan rakyat adalah bagian dari ketahanan negara. Jika rakyatnya sehat, desanya kuat, maka NKRI juga kuat. Kami dari Koramil Pucuk siap bersinergi,” tegasnya.

Sementara dari unsur kepolisian, Kapolsek Pucuk memastikan Bhabinkamtibmas turut mendukung pelaksanaan program Posyandu agar berjalan aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.

“Polri, melalui Bhabinkamtibmas, akan terus mendukung penuh program ini. Kami ingin memastikan setiap Posyandu di Pucuk berjalan dalam suasana yang aman, nyaman, dan tertib. Silakan para kader fokus pada pelayanan, soal keamanan biar kami yang jaga. Ini adalah tugas kemanusiaan kita bersama,” ungkapnya.

Tak berhenti pada penguatan administrasi dan kelembagaan, kegiatan tersebut juga memberikan pembekalan mengenai pengelolaan Posyandu di era Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Para kader juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya gizi seimbang bagi ibu hamil, konsumsi tablet tambah darah, serta pencegahan stunting sejak 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Penguatan tersebut diharapkan membuat Posyandu tidak hanya menjadi tempat pelayanan kesehatan rutin, tetapi juga menjadi pusat edukasi bagi keluarga.

Dengan begitu, kader dapat berperan lebih aktif dalam mendeteksi dan mendampingi persoalan kesehatan ibu dan anak di tingkat desa.

Kolaborasi antara pemerintah, kader Posyandu, TNI dan Polri menjadi modal penting untuk memastikan program kesehatan menjangkau masyarakat secara langsung.

Dari Kecamatan Pucuk, pesan yang dibangun cukup jelas: menyiapkan generasi sehat tidak selalu membutuhkan langkah besar.

Perhatian terhadap ibu hamil, pemenuhan gizi, serta penguatan kader di Posyandu menjadi bagian penting dari investasi kesehatan generasi Lamongan sejak awal kehidupan. (fs)