Daerah

Gotong Royong Warnai Sedekah Bumi Warga Gembol dan Mlaten Sidomulyo Bojonegoro

aksesadim01
×

Gotong Royong Warnai Sedekah Bumi Warga Gembol dan Mlaten Sidomulyo Bojonegoro

Sebarkan artikel ini
IMG 20260819 WA0000

BOJONEGORO — Tradisi Sedekah Bumi kembali menjadi momentum kebersamaan warga Dusun Gembol dan Dusun Mlaten, Desa Sidomulyo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro.

Kegiatan tahunan tersebut digelar di kediaman Kepala Dusun Gembol, Subakir, Selasa (18/8/2026).

Bukan hanya tradisi yang digelar setiap tahun, Sedekah Bumi kali ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk memanjatkan rasa syukur sekaligus mempererat hubungan antarsesama warga.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Sidomulyo beserta perangkat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh agama, tokoh masyarakat, Ketua BPD bersama anggota, Ketua RT/RW, Linmas, serta masyarakat setempat.

Ketua panitia Solakah melalui Sekretaris Panitia, Sugiharto, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh warga serta panitia yang telah bergotong royong menyukseskan kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah, saya ucapkan terima kasih kepada semua warga masyarakat yang telah mendukung kegiatan tahunan ini sehingga berjalan dengan lancar dan aman,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dusun Gembol Subakir mengatakan, kelancaran seluruh rangkaian kegiatan tidak lepas dari semangat gotong royong dan kesadaran masyarakat untuk menjaga tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Menurutnya, Sedekah Bumi memiliki makna yang jauh lebih luas daripada sekadar kegiatan seremonial.

“Seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan gotong royong dan kesadaran warga masyarakat,” kata Subakir yang akrab disapa Pak Kevin.

Ia menjelaskan, Sedekah Bumi merupakan wujud rasa syukur masyarakat kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil pertanian dan rezeki yang diperoleh selama satu tahun.

“Kegiatan ini bukan merupakan seremonial tahunan saja, akan tetapi lebih kepada bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas panen yang melimpah di desa kami,” jelasnya.

Selain menjadi ungkapan syukur, tradisi tersebut juga dimanfaatkan sebagai sarana memperkuat silaturahmi dan solidaritas.

Warga dari berbagai unsur dapat berkumpul, berinteraksi, serta menjaga hubungan sosial yang selama ini telah terjalin.

“Kegiatan ini juga merupakan ajang silaturahmi dan solidaritas antarwarga,” pungkas Subakir.

Apresiasi juga disampaikan Kepala Desa Sidomulyo, Hari Agus Sugiharto, S.E.

Dia menilai kebersamaan masyarakat menjadi salah satu kunci sehingga kegiatan Sedekah Bumi dapat berlangsung tertib, lancar dan aman.

“Atas nama Pemerintah Desa, saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang berpartisipasi dalam acara ini sehingga terlaksana dengan lancar dan aman. Semoga tahun mendatang kita adakan lagi yang lebih meriah,” ungkapnya.

Sedekah Bumi 2026 di Dusun Gembol dan Dusun Mlaten pun menjadi gambaran kuatnya budaya gotong royong masyarakat Desa Sidomulyo.

Tradisi yang diwariskan dari generasi ke generasi tersebut tetap dipertahankan di tengah perubahan zaman.

Bagi warga, mempertahankan Sedekah Bumi bukan hanya tentang menjaga sebuah tradisi, tetapi juga merawat nilai kebersamaan, kerukunan, kepedulian dan rasa syukur.

Semangat tersebut diharapkan terus tumbuh sehingga Sedekah Bumi tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat persaudaraan dan menciptakan kehidupan masyarakat yang semakin guyub, rukun, serta harmonis. (er)