BOJONEGORO – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bojonegoro bersiap menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) yang dijadwalkan berlangsung Sabtu mendatang di Hotel Dewarna.
Agenda politik ini momentum strategis di Bojonegoro untuk memperkuat arah perjuangan partai dengan pendekatan yang lebih progresif politik berbasis ekologi.
Mengusung tema “Melipatgandakan Kemenangan”, Muscab PKB Bojonegoro kali ini hadir dengan warna berbeda.
PKB Bojonegoro tak hanya berbicara soal target kursi dan konsolidasi kekuatan politik, tetapi juga menegaskan identitasnya sebagai partai hijau yang berkomitmen terhadap kelestarian lingkungan.
Ketua Steering Committee (SC) Muscab, H. Abdulloh Umar, S.Pd., menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak boleh mengabaikan keseimbangan alam.
Menurutnya, keberhasilan politik harus berjalan beriringan dengan keberlanjutan lingkungan hidup.
“Target kita bukan hanya menang secara politik, tapi juga menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat dan menjaga alam Bojonegoro tetap lestari. Ini yang kami sebut kemenangan yang sesungguhnya,” tegasnya, Rabu (01/04/2026).
Ia menambahkan, isu-isu strategis seperti krisis sumber air, penghijauan wilayah, hingga dampak aktivitas industri akan menjadi pembahasan penting dalam forum Muscab.
PKB Bojonegoro ingin memastikan bahwa arah kebijakan ke depan tidak hanya pro rakyat, tetapi juga pro lingkungan.
Tak hanya itu, nuansa religius dan sosial juga akan mewarnai gelaran ini.
Sejumlah kiai sepuh, ulama, serta tokoh masyarakat dijadwalkan hadir sebagai simbol kuat bahwa langkah politik PKB Bojonegoro tetap berpijak pada nilai spiritual dan aspirasi umat.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, rangkaian Muscab juga akan diisi dengan kegiatan santunan kepada anak yatim piatu.
Langkah ini menjadi penegasan bahwa politik yang dijalankan PKB tidak lepas dari nilai kemanusiaan.
“Mengundang kiai untuk keberkahan, menyantuni yatim untuk kepedulian, dan menjaga lingkungan untuk masa depan. Ini politik yang ingin kita bangun,” imbuh Abdulloh Umar.
Dengan capaian signifikan pada pemilu sebelumnya, Muscab ini diproyeksikan menjadi titik penting untuk memperkuat struktur partai di tingkat cabang sekaligus menentukan arah kepemimpinan baru yang lebih responsif terhadap tantangan zaman.
Publik kini menaruh perhatian besar terhadap hasil Muscab PKB Bojonegoro.
Kombinasi antara kekuatan spiritual, aksi sosial, dan visi ekologis dinilai menjadi pendekatan baru yang menarik dalam dinamika politik lokal.
Hotel Dewarna pun dipastikan menjadi saksi lahirnya arah baru PKB Bojonegoro lebih hijau, lebih peduli, dan lebih dekat dengan rakyat. (er)






